Latest News

Wednesday, March 31, 2021

Mukjizat Itu Nyata, Kisah Sri Utarti Hadi Susanto Di Makassar


*Mukjizat Itu Nyata, Kisah Sri Utarti Hadi* 
*Susanto Di Makassar*
Sri Utarti Hadi Susanto Mujizat di Makassar
*Mujizat Nyata dalam kejadian bom Gereja Katedral Makassar.*

-* Orang yang menghadang sepeda motor teroris yg meledak ternyata hanya luka ringan biasa,* bajunya pun tak koyak, dan berdiri tegak sambil lancar bercerita.
- Padahal dalam video CCTV terlihat jelas-jelas bahwa ledakan bom cukup dahsyat sampai menghancurkan tubuh pelaku hingga jadi serpihan
- Rombongan jemaat gereja yang posisinya sangat dekat dengan ledakan juga hanya luka ringan terkena serpihan kaca.
--------
Aksi bom bunuh diri (amaliyah) yang dilakukan teroris pengikut Jamaah Asharut Daulah (JAD) ini bisa dibilang gagal total, karena yang mati konyol dengan tubuh tercerai berai hanyalah kedua pelaku itu sendiri, sementara calon korbannya hanya terluka biasa dan malah mendongengkan kisah mujizat.

*AKSI KONYOL KAUM TAKFIRI YANG MALAH MEMPERTEBAL IMAN UMAT KRISTEN*

Kalaupun aksi bomber itu untuk membuktikan kebenaran ajaran sesat aliran Wahabi Takfiri, maka itupun gagal total karena tidak ada tanda-tanda mujizat keilahian dari aksi mereka, selain onggokan daging yg tercecer dan mungkin justru akan dikencingi/dimakan anjing & kucing jalanan.

Sementara itu umat target sasaran bomber malah bertambah tebal iman & keyakinannya akibat menyaksikan mujizat nyata yg bisa dibilang tidak masuk akal.

*MENGAPA BISA DIKATAKAN SEBAGAI MUJIZAT* 

Logika sulit menjelaskan, bagaimana mungkin seorang manusia yg posisinya persis di depan ledakan dahsyat (karena berusaha menghalangi sepeda motor pelaku) ternyata masih bisa berdiri tegak, dengan baju utuh, dan memberi kesaksian. 

*Tubuh orang yg berusaha menghadang sepeda motor pelaku memang terlihat kotor dengan wajah* yg terlihat agak merah, dengan sedikit lecet-lecet di badannya yg diusap oleh kopi oleh beberapa umat gereja itu.
Namun kondisi semacam itu tetap tidak masuk akal untuk seseorang yg terkena ledakan bom dahsyat. Karena paling tidak harusnya bajunya koyak bila Mujizat tidak berperan disini.

*Selain itu, orang yg berada persis didepan ledakan bom yg sangat keras suaranya itu, harusnya langsung tuli pendengarannya*. Namun rekaman video membuktikan orang tersebut masih bisa berkomunikasi & mendengar dengan lancar. 

Kondisi semacam itu jelas tidak masuk akal untuk seseorang yg berada persis di depan ledakan dahsyat yg mampu menghancurkan tubuh pelaku hingga berkeping-keping, dan menghancurkan sepeda motor pelaku mauoun Taxi di dekatnya
Tubuh manusia terbuat dari daging, yg secara logika, tidak mungkin utuh jika terkena ledakan bom dengan kekuatan dahsyat.

*MUSIBAH JADI BERKAT*

Musibah ini justru seolah menjadi Berkat bagi umat Kristen, khususnya bagi umat Gereja Katedral Makassar itu, karena mereka jadi memiliki kisah "otentik & original" tentang hadirnya Mujizat secara nyata di masa Paskah 2021.

Jadi ke depannya, para jemaat gereja itu tidak cuma sekedar manggut-manggut mendengarkan kisah mujizat klasik di Alkitab, tapi juga bisa mendengarkan kisah mujizat terkini tahun 2021 bahkan dalam versi Video pula.

*TERORIS MEMILIKI RESIKO KEGAGALAN LEBIH TINGGI KETIKA MEMBOM TEMPAT IBADAH*

Kegagalan aksi pemboman Gereja Katedral Makassar ini juga bisa menjadi pembelajaran yg pahit bagi kaum teroris, bahwa aksi pemboman terhadap tempat ibadah memiliki resiko kegagalan yang tinggi karena adanya kekuatan ilahi yg melindungi tempat-tempat tersebut. 

Selain itu, kegagalan aksi pemboman suatu tempat ibadah, yang disebabkan karena adanya mujizat, tentunya justru malah memperkuat & mempertebal iman umat tempat ibadah itu (yang tentunya dianggap sebagai blunder fatal yg kontra-produktif bagi misi keyakinan pelaku teroris).

Gereja Katedral Makassar yang memiliki nama resmi Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus, merupakan gereja kuno yg dibangun sejak tahun 1898 di jaman Belanda dulu.
Tidak aneh bila sesuatu yg kuno umumnya diliputi kekuatan supranatural, yg justru akan mempermalukan orang-orang yg memiliki niat buruk disana.

*Yang jelas, kisah mujizat di Gereja Katedral Makassar ini akan menjadi bahan perbincangan para umat mulai sekarang hingga masa yg akan datang*, yang tentunya akan mempertebal iman & keyakinan umat Kristen dari generasi ke generasi.
*Mujizat memang Nyata*
Budz Kay
Source : BeritaKomplit com

Tuesday, March 30, 2021

Acara Inkulturasi Paroki St Barnabas Pamulang


Acara Inkulturasi Paroki St Barnabas Pamulang


Monday, March 29, 2021

Art 1,Kutuk Aksi Teror di Makassar, Presiden: Semua Ajaran Agama Menolak Terorisme, Art 2 PERNYATAAN SIKAP DAN HIMBAUAN KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA

Art 1
*Kutuk Aksi Teror di Makassar, Presiden:*
 *Semua Ajaran Agama Menolak Terorisme*
Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Kepala Negara juga telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membongkar jaringan pelaku teror hingga ke akarnya.

"Saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan tersebut sampai ke akar-akarnya," ujar Presiden dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 28 Maret 2021.

Kepala Negara menegaskan, terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Terorisme sama sekali tidak berkaitan dengan ajaran agama apapun. Semua ajaran agama menolak aksi teror apapun itu alasannya.

Dalam pernyataannya, Kepala Negara menekankan bahwa seluruh aparat negara tidak akan membiarkan tindakan terorisme semacam itu. Presiden juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menjalankan ibadah masing-masing.

"Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme dan radikalisme, yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebinekaan," tuturnya.

Mengakhiri pernyataan, Presiden Joko Widodo turut mendoakan agar para korban luka dapat segera diberikan kesembuhan di mana negara menjamin seluruh biaya pengobatan dan perawatan para korban.


Bogor, 28 Maret 2021
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden
NEWS.IniOK.com
=========================

Art 2

*PERNYATAAN SIKAP DAN HIMBAUAN KONFERENSI WALIGEREJA* *INDONESIA TERHADAP PERISTIWA BOM BUNUH DIRI DI DEPAN* *GEREJA KATEDRAL MAKASSAR*
*Pada Minggu, 28 Maret 2021, pukul 10.26 Wita, lokasi pintu gerbang arah Jalan Kajaolalido, depan pagar Gereja Katedral Makassar telah terjadi peristiwa serangan bom bunuh diri di tengah situasi Umat Katolik yang sedang memulai Pekan Suci, khususnya Hari Minggu Palma.*

Terhadap hal tersebut, kami Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia dengan ini menyampaikan:
*1. Keprihatinan, doa, dan dukacita mendalam atas peristiwa* yang menciderai rasa kemanusiaan seluruh bangsa, yang telah mengakibatkan adanya korban luka-luka.
*2. Peristiwa bom bunuh diri tersebut bukan hanya menjadi keprihatinan* umat Katolik semata, melainkan keprihatinan seluruh bangsa dan negara Indonesia.
*3. Kecaman keras atas tindakan bom bunuh diri yang merendahkan martabat manusia*, menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan, dan menambah daftar panjang tindakan terorisme di bumi Nusantara yang kita cintai.
*4. Himbauan kepada seluruh umat Katolik dan seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi*.
*5. Seruan kepada seluruh umat dan masyarakat untuk tidak takut dan resah, namun tetap waspada.*
*6. Himbauan agar tidak ada di antara kita yang memosting gambar atau video tentang peristiwa ini yang justru dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.*
*7. Kepercayaan penuh bahwa Pemerintah, TNI, dan Polri*, mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Makassar.

Akhirnya kami berharap agar peristiwa ini tidak merusak atau melemahkan hubungan antaraumat beragama dan kepercayaan yang selama ini terus menerus kita bangun, kita rawat, dan kita kembangkan. *Semoga Alah senantiasa memberikan berkat damai sejahtera dan perlindungan-Nya kepada kita semua.*

Jakarta, 28 Maret 2021

*Mgr. Yohanes Harun Yuwono* (Ketua)
*Rm Agustinus Heri Wibowo Pr* (Sekretaris)
https://www.facebook.com/928738730471418/posts/5500270229984889/?sfnsn=wiwspwa
*NEWS.IniOK.com*

=======================

Kisah Bpk Gaffar Rahmatung Saat Terjadi Pemboman Gereja Katedral Di Makassar.

*Kisah Bpk Gaffar Rahmatung Saat Terjadi* 
*Pemboman Gereja Katedral Di Makassar.*
Kesaksian langsung dari rekan saya Bpk Gaffar Rahmatung sewaktu terjadi pemboman Gereja Katedral di Makassar.

Misa Minggu Palma II jam 08:30 dibawakan oleh Bpk Uskup n 2 orang pastor pendamping, selesai +/- jam 10:15. Sy sdh tiba di gereja jam 10:00 n duduk2 di pos satpam ngobrol2 dgn satpam n depas bag keamanan krn misa masih berlangsung. Pos satpam berjarak kira2 cuma 10 mtr dr pintu masuk t4 bom meledak. Setelah misa selesai, umat mulai pulang n 10 mnt kemudian kelompok kami yg tadinya ngobrol2 bubar krn masing2 sdh mau bertugas n sy masuk ke gedung gereja, kira2 sekitar jam 10:30. Lalu 10-15 mnt kemudian kedengaran bunyi keras sekali dr halaman luar n di atas atap gereja. Kaca2 jendela bergetar. Kami semua yg sdh tenang2 dlm doa di dlm ruangan kaget, klo sy pikir mungkin ada AC yg meledak, krn AC sdh pd tua2. Semua pd berlarian ke pintu gedung gereja utk melihat apa yg terjadi. Mulai banyak asap dipintu pagar. Sy pikir ada yg melempar bom dr jalanan sambil lari naik motor. Setelah asap hilang, kelihatan ada motor terbakar n bgn2 tubuh yg berserakan. Ada bgn tangan, usus, tulang belakang, rambut dll. Ada bgn juga yg jatuh depan kamar kerja pastor2 yg bertugas di Keuskupan n Gereja. 

Ada juga bgn tubuh yg nyangkut diatas pohon2 dlm halaman gereja. Itulah yg sy bilang mengerikan.Jadi sy berkesimpulan bhw sdh terjadi bom bunuh diri.
Pastor Wellem yg katanya barusan buka pakaian misa, saking kagetnya berlarian keluar dgn celana pendek sehari2 utk melihat keadaan. Betul2 bikin susah kami semua yg hadir. Menurut pengakuan Cosmas, bgn parkir gereja, yg bercerita sambil pembersihan luka2nya, awalnya sdh ada motor dgn 2 org berboncengan, 1 nya pakai topi Muslim n 1 nya cewek pakai jilbab. Mereka bolak balik mungkin mau melihat keadaan.

 Cosmas tambah kwatir n semakin memperhatikan. Tdk lama motor menembakkan sesuatu (dgn mirip "patte/ ketapel") keatap gereja dan itulah yg kedengaran sbg bunyi keras dr atas gedung n terus mau masuk pintu gereja t4 ledakan terjadi. Tp ditahan sama Cosmas. 
Terus byaaaar, motor meledak didepan Cosmas. 
Puji Tuhan Cosmas betul terluka tp tdk terlalu berat krn banyak bgn2 yg berdarah, masih bs berjalan normal. Ada umat yg kena pecahan2 kaca yg pecah, duduk sambil menangis. Kasian sekali 😭😭. 

Ada juga 3 orang umat yg sementara mau masuk pintu dekat ledakan, kena percikan bom, kakinya berdarah n bgn muka hitam krn kepulan asap. Sdh langsung dibonceng ke RS SM. Tdk lama dtg ambulans RS SM menjemput klo misalnya ada yg terluka. Tp kayaknya tdk ada yg berat krn cuma lecet2 berdarah. Sy pikir cukup pengobatan berjalan. Itulah karunia Tuhan sehingga tdk ada umat yg korban yg cukup parah. Kecuali teroris meninggal.
Kami yg masih panik dlm gereja dilarang oleh Pastor utk jgn pulang dulu, jgn2 ada gerakan susulan thp 2 krn jgn sampai tgu ada banyak org yg keluar, diledakkan lagi. Sy mulai merenung, seandainya kami semua, sy, satpam n petugas keamanan depas masih duduk2 ngobrol di pos yg berjarak hanya 10 mtr terus dtg motor teroris, tdk tahu apa yg terjadi. Disinilah sy merasakan kasih karunia Tuhan utk umatNya. Begitupun klo seandainya bom yg meledak diatap gereja sampai jatuh n menembus atap pasti banyak yg korban krn sdh banyak yg duduk dlm gedung. 

Becak yg sy naiki, bersaksi bhw biasanya parkir depan pintu yg ada ledakan. 
Barusan hr ini dia parkir depan Athirah. Itu juga adalah karya penyelamatan Tuhan. Tdk lama kemudian sy pulang dgn becak krn mobil sdh tdk bs keluar dr police line densus 88. Besok baru diambil krn sikon blm kondusif. Kasian betul kita umat Katolik, baru awal2 mau merayakan pekan suci, sdh dikagetkan dgn kasus bom bunuh diri teroris. Mudah2an ini tdk mengurangi niat kita utk tetap merayakan hari2 suci lainnya, Kamis putih, Jumat agung, Sabtu mlm Paskah n Mgu Paskah.

Semoga kita tetap dlm lindungan Tuhan Yesus. Maka sya tuliskan ini kronologis krn wkt kejadian sy ada dilokasi n bs jadi saksi mata pak. 
Soalnya rekan2 dr PMKRI, grup wa Tionghoa n keluarga selalu bertanya2. Drpd sy repot cerita berulang2, lbh baik sy tuliskan saja krn kebetulan sy hobby menulis.


Penting Sekali Anda Mengetahui Tentang Apa Itu DOSA, Supaya Anda Dan Family Anda Terus Menerus Berbuat DOSA.

*Penting Sekali Anda Mengetahui Tentang Apa Itu DOSA,* 
*Supaya Anda Dan Family Anda TIDAK Terus Menerus Berbuat DOSA.*
*1. Pengertian Dosa*
Ada beberapa kata yang dipakai Alkitab untuk menjelaskan tentang dosa:
a. Harmatia
Artinya "meleset dari sasaran " seperti anak panah yang dilepaskan dari busurnya tapi tidak mengenai sasaran. Ini berarti ketika manusia tidak mencapai sasaran yang ditentukan Allah, maka manusia dikatakan berdosa. Dengan kata lain dosa merupakan ketidakmampuan untuk menaati, yaitu ketidaktaatan terhadap hukum/perintah yang diberikan oleh Allah (Kis. 2:38; Rm. 5:21; 6:1 1 Kor. 15:3; Yak. 1:15). 

Contohnya, apabila Allah memerintahkan kita untuk mengasihi musuh - orang yang menyakiti kita - kita tidak taat maka kita sudah berdosa.

B. Adikia
Artinya "sesuatu yang bengkok atau diputarbalikkan." Dosa timbul karena hati dan pikiran seseorang tidak lagi berpaut kepada Allah sebagai sumber kebenaran dan berbelok dipautkan kepada Iblis (2 Tes. 2:10; Yak. 3:6).

C. Anomos
Artinya "kedurhakaan" atau "usaha yang sengaja untuk melawan kebenaran." Istilah ini juga berarti pelangaran terhadap hukum dalam arti luas (Mat. 13:41; 24:12; 1 Tim. 1:9; 2 Tes. 2:8).

D. Planao
Artinya "menyimpang atau tersesat," yaitu suatu kondisi yang tidak pada jalur yang tepat. Dari kata ini berarti dosa menunjuk tentang adanya penyesatan yang dilakukan terhadap diri sendiri atau orang lain (Mat. 24:6; 6:1; 1 Ptr. 2:25; 1 Yoh. 1:8). 

Contoh segala bentuk pengajaran yang tidak sesuai dengan apa yang dimaksudkan dalam Alkitab, ketika si penulis itu menerima Firman Tuhan maka itu dikatakan sebagai perbuatan dosa. Atau yang memutarbalikkan kebenaran Firman Tuhan itu sudah berdosa.

*2. Jenis Dosa*
Secara umum dosa dibagi menjadi dua, yakni dosa asal/dosa warisan dan dosa perbuatan.

A. Dosa Asal/Warisan (The Originil Sin)
Dosa asal/warisan adalah dosa yang diakibatkan oleh pemberontakan manusia pertama terhadap Allah yang mengakibatakan gambar dan rupa Allah menjadi rusak dan tercemar.

B. Dosa Perbuatan (The Actual Sin).
Dosa perbuatan bukan hanya menyangkut kelakuan yang kelihatan saja, tetapi juga pikiran, nafsu, perkataan, dll.

*3. Sifat Dosa*
 A. Dosa bersifat universal (Roma 3:23).
Dosa berlawanan dengan atau tidak menyesuaikan diri dengan hukum moral Allah, baik dalam perbuatan, dalam watak atau pun dalam keadaan ( Rom. 7:7-13; Im. 19:2; 1 Ptr. 1:15).

B. Dosa bersifat serius
Bukan sesuatu yang boleh dipermainkan. Sehingga tidak ada istilah dosa besar atau kecil. Dosa is dosa karena melawan kehendak Allah sehingga bila tidak diselesaikan akan membawa kematian dan penghukuman kekal.

C. Dosa melahirkan dosa, kecemaran dan kesalahan-kesalahan lain (Mat. 7:17-18; Luk. 6:45).

D. Dosa adalah keterikatan pada hawa nafsu kedagingan dan Iblis. Alkitab mengajarkan hakikat kesalehan adalah kasih kepada Allah. 
Hakikat dosa adalah kasih kepada kepentingan diri sendiri
Dosa adalah putusnya hubungan Manusia dengan Allah
Ingat, bagaimana Manusia Pertama berbuat dosa.

E. Dosa menyebabkan penderitaan dan maut (Rom. 6:23).
*UNDERSTAND.IniOK.com*



Part 1
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
*Lagu rohani paling menyejukkan hati,instrumen gitar* 
*Selamat Terhibur Bersama:*



Part 2
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
10 reggae rohani terbaik versi instrumen gitar

Part 3
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
*20 Lagu rohani penyejuk hati*


Sunday, March 28, 2021

Haposan Batubara: Bom di Katedral Makassar Mengganggu Umat Kristiani

*Haposan Batubara: Bom di Katedral Makassar 
Mengganggu Umat Kristiani*

*Ketua Bidang Agama Katolik DPP Partai GERINDRA, Haposan Paulus Batubara*, mengatakan peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021 mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama umat Kristiani yang sedang merayakan Misa Minggu Palma. Ia sangat menyesal terjadinya peristiwa tersebut.


*“Saya sesalkan terjadinya peristiwa ini.* Sangat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi umat Kristiani sedang merayakan Misa Minggu Palma,” ujar Haposan di Jakarta, Minggu (28/3/2021).  


*Haposan meminta pemerintah melalui aparat TNI dan Polri* untuk segera mengungkap siapa dibalik terjadinya peristiwa ini. “Saya berharap agar pemerintah segera menindaklanjuti dengan menangkap dan mengungkap siapa aktor dibalik peristiwa ini. Hal ini perlu segera dilakukan agar sel-sel teroris tidak menyebar ke mana-mana,” ungkapnya.


Haposan menyebut, jika dibiarkan, maka hal ini akan mengganggu kerukunan antarumat beragama dan mengancam keutuhan NKRI. Haposan yang juga berprofesi sebagai advokad itu mengatakan peristiwa ini juga sangat mencederai hati nurani warga bangsa yang sedang dalam situasi bencana pandemi Covid-19.


*Untuk itu, Haposan mengecam keras pelaku dan aktor yang terlibat dalam peristiwa ini.* “Saya mengecam keras peristiwa ini. Karena tidak sesuai dengan rasa kemanusiaan dan ajaran-ajaran agama. Ini menandakan bahwa jaringan terorisme di Indonesia masih banyak. Untuk itu, kita tetap waspada,” kata Haposan yang juga Anggota Dewan Pembina DPP Partai GERINDRA itu.  


*Ia menghimbau seluruh komponen bangsa tetap solid*, setia menjaga ketertiban dan keamanan nasional. "Mari kita tetap jaga keamanan di lingkungan sekitar, agar keamanan nasional tetap stabil. *Kita membantu pemerintah agar NKRI tetap aman dan jauh dari peristiwa seperti ini lagi,*" Haposan mengakhiri.

Source : https://www.matakatolik.com/2021/03/haposan-batubara-bom-di-katedral.html?m=1

KATOLIK.Yahoonta.com

Part 1
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
*Lagu rohani paling menyejukkan hati,instrumen gitar* 
*Selamat Terhibur Bersama:*



Part 2
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
10 reggae rohani terbaik versi instrumen gitar

Part 3
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
*20 Lagu rohani penyejuk hati*


100% KATOLIK DAN 100% INDONESIA....

*100% KATOLIK DAN 100% INDONESIA....*
"Mestinya umat Katolik berterima kasih buat Republik Indonesia yang diproklamasikan secara sepihak itu, bahwa semestinya mereka tidak menolak Republik, tetapi memberikan bantuan dan dukungan kepadanya. Kami berjanji akan bekerja sama dengan semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan kemerdekaan teguh dan kemakmuran negara."

*Itulah pidato pernyataan sikap Romo Soegijapranata* saat mendengar Proklamasi telah dikumandangkan. Bahkan Bung Karno pun tertegun setelah mendengar pernyataan Romo yang Nasionalis ini.

*Hubungan Presiden Soekarno dengan Romo Soegija* memang terbilang unik, dekat dan saling memahami. Romo selalu menyebutnya dengan panggilan hormat 'Bapak Presiden', sementara sang Presiden selalu memanggilnya 'Romo Kanjeng'. Telah berulangkali Bung Karno meminta sang Romo untuk memanggilnya cukup dengan 'Bung' saja, tetapi beliau tetap memanggilnya dengan sebutan 'Bapak Presiden'.

*Romo yang pernah "menyerahkan" kepalanya pada tentara Jepang* saat gereja keuskupan Semarang akan diambil alih mereka dengan mengatakan....

" Ini adalah tempat yang suci. Saya tidak akan memberi ijin. Penggal dulu kepala saya maka tuan baru boleh memakai nya!"..... 

Saat Bung Karno ditahan Belanda di Prapat dan Bangka dari bulan Desember 1948 sampai dengan Juli 1949, jarang ada yang tahu bahwa Romo Soegijapranata lah yang mengurus rumah serta  makanan sehari-hari bagi Ibu Fatmawati serta anak-anaknya.

Pada tanggal 22 Juli 1963, Bung Karno masih tertidur ketika ia dibangunkan ajudannya untuk menyampaikan berita mengejutkan bahwa sahabatnya telah berpulang...

Dalam perjalanan menuju sidang kedua Konsili Vatican, Uskup Soegijapranata meninggal dunia di Steyl, Belanda, dalam usia 66 tahun.

Mendengar berita itu, Bung Karno lalu memerintahkan untuk membawa jenazah sang Uskup pulang ke Indonesia. Padahal sebuah tempat di Vatikan sudah disiapkan untuk makam Uskup pribumi pertama dari Indonesia ini, tapi Bung Karno tetap ngotot meminta agar makam sang Romo harus kembali ke Tanah Airnya.

Pada tanggal 26 Juli 1963, saat pesawat yang membawa sang Uskup masih dalam perjalanan ke Indonesia, Bung Karno menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional untuk Albertus Soegijapranata.

Jenazah sang Uskup akhirnya tiba di Jakarta pada tanggal 28 Juli 1963, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang, dua hari kemudian.

Diantara makam-makam yang sederhana dengan bentuk yang hampir sama, berdirilah makam yang berbeda. Bung Karno menyumbang uangnya sendiri sebesar Rp 1.000.000,- untuk membangun sebuah makam peringatan di atas bukit kecil. Pada batu nisan tertera riwayat hidupnya dan juga lambang bintang Pancasila. Pada keempat tiangnya tertera tempaan besi keempat lambang Pancasila lainnya.

*Sebuah pengenang untuk pernyataannya yang terkenal: 100 % Indonesia dan 100 % Katolik.*
Beny Rusmawan
Part 1
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
*Lagu rohani paling menyejukkan hati,instrumen gitar* 
*Selamat Terhibur Bersama:*



Part 2
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
10 reggae rohani terbaik versi instrumen gitar

Part 3
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
*20 Lagu rohani penyejuk hati*


*Pernyataan Sikap Keprihatinan Ormas* *Katolik Terkait Peristiwa Bom Bunuh Diri*
Di Gereja Katedral Makassar
Di tengah pandemi yg belum berakhir,  seharusnya kita saling menjaga ketenangan dan ketertiban,  menjalankan protokol kesehatan, giat beramal bhakti, serta terus menjalin solidaritas untuk warga  masyarakat  terdampak. 

Minggu pagi ini, 28 Maret 2021 Umat Katolik Gereja Hati Yesus yang  Mahakudus, Paroki Katedral Makassar, sedang melaksanakan beribadah luring di Katedral -- dalam jumlah terbatas serta setelah melalui prokes ketat. Peribadahan  Minggu Palma ini sekaligus menandai awal Pekan Suci Paskah 2021. 

Namun di tengah suasana peribadatan suci, sebuah bom, diduga bom bunuh diri, meledak di salah satu pintu masuk Katedral Makassar -- dengan belasan  korban luka akibat ledakan di tempat kejadian perkara. Katedral Makassar memiliki jumlah umat Katolik terbesar di Makasar dan menjadi ikon gereja Katolik tertua di Sulawesi Selatan. 

Berkaitan hal tersebut, pimpinan ormas Katolik yang terdiri dari: Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Pemuda Katolik (PK), Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI),  bersama Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) menyampaikan beberapa hal sbb ; 

1. Mengutuk keras peristiwa ledakan bom di areal gedung Katedral. Perbuatan jahat bom bunuh diri  ini  jelas-jelas bukan perilaku serta sikap orang beragama. 

2.  Pimpinan ormas Katolik mengajak segenap umat beragama tetap teguh dalam solidaritas, dan senantiasa bekerjasama mengawal kepentingan masyarakat dan bangsa, serta menghormati kerukunan hidup beragama.

3. Kepada umat Katolik seluruh Indonesia dan khususnya  di Paroki  Katedral Makassar, kami menyerukan agar  tetap tenang, tidak terbawa  kecemasan serta  larut dalam  rasa takut. Kita bawa segenap peristiwa dan kekecewaan ini dalam doa  bersama. 

4. Tragedi di Katedral Makassar kiranya menjadi pengingat  kepada semua elemen bangsa dan lapisan masyarakat agar semakin memperkuat persatuan, solidaritas, kerjasama dalam kesatuan  bangsa dan tanah air Indonesia yang kaya oleh keragaman latarbelakang agama, budaya, dan suku. 

5. Meminta Pemerintah, Polri dan TNI agar bisa mengungkap pelaku dan jaringannya agar mencegah peristiwa serupa terjadi dikemudian hari. 

Semoga Allah Selalu memberkati Bangsa Indonesia dalam persatuan, damai, dan keadilan.

Jakarta, 28 Maret 2021
Atas nama Pimpinan Ormas Katolik Indonesia 

Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA)
Hargo Mandiraharjo (Ketua Presidium)
Joanes Joko (Sekretaris Jenderal)

Presidium Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI)
Benedictus Papa (Ketua Presidium)
Tri Natalia Urada (Sekretaris Jenderal) 

Pimpinan Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik)
Karolin Margret Natasa(Ketua Umum)
Christoper Nugroho(Sekretaris Jenderal)

Dewan Pimpinan Pusat Wanita Katolik Republik Indonesia (DPP WKRI)
Justina Rostiawati (Ketua Presidium)
E. Sri Hari Lestari (Sekretaris Jenderal)

Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI)
Yulius Setiarto (Sekretaris Nasional)

Seruan Ketua Umum PGI terkait Bom Makasaar

*Seruan Ketua Umum PGI terkait Bom Makasaar*
 Mari kita dukung dalam doa untuk korban ! 🙏🏻

Saya mengungkapkan dukacita mendalam atas ledakan bom yang terjadi di depan Katedral Makassar, Minggu (28/3), pagi ini, terutama dengan adanya korban luka. Peristiwa naas ini menambah daftar panjang aksi kekerasan dan teror yang terjadi di nusantara.

Saya mengimbau seluruh umat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada aparat terkait. Saya menyerukan seluruh umat untuk tidak takut dan resah, tapi tetap waspada. Saya juga mengimau agar tak ada di antara kita yang memposting gambar atau video tentang persitiwa ini yang justru dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

Saya percaya penuh, aparat kita mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasaana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar

Sangat mengenaskan, peristiwa naas ini terjadi saat umat Kristen di Indonesia sedang merayakan Minggu Palmarum, yang merujuk pada peristiwa masuknya Yesus ke Jerusalem dengan mengendarai keledai betina. Lewat ini Yesus sedang membangun persepsi tentang diriNya sebagai Mesias, Raja Damai yang lemah lembut, rendah hati dan menghadirkan kehidupan. Dia tidak datang dengan kekuasaan, kekuatan, apalagi kekerasan untuk berperang dan menghancurkan kehidupan.

Dalam semangat kelembutan seperti itulah saya mengajak umat Kristen menghadapi peristiwa ini, seraya berdoa bagi kedamaian masyarakat kita. 

Pdt Gomar Gultom, Ketum PGI

Friday, March 12, 2021

ROMO WIDI OFM: PEMUDA KATOLIK DAPAT MENJADI TERANG BAGI BANYAK ORANG


*ROMO WIDI OFM: PEMUDA KATOLIK DAPAT* 
*MENJADI TERANG BAGI BANYAK ORANG*

Thursday, March 11, 2021

Suster Rose yang Pemberani




 *Suster Rose yang Pemberani*
*Keberanian seorang biarawati Katolik di Myanmar menarik perhatian orang-orang di seluruh dunia minggu ini, ketika fotonya berlutut di depan polisi bersenjata menjadi viral di media sosial.*
“Tolong jangan tembak, tolong jangan. Mereka adalah warga sipil yang tidak bersalah,” seru Suster Rose Lasang Nu Tawng dari Keuskupan Myitkyina ketika polisi dan tentara mengarahkan senjata ke pengunjuk rasa Minggu (28/2) lalu.
Minggu pagi itu hari yang sangat sibuk bagi Suster Rose, yang menjalankan klinik bersama para suster lain dari Kongregasi Santo Francis Xaverius di Myitkyina, ibu kota Negara Bagian Kachin di Myanmar Utara.
Klinik tersebut biasanya ditutup pada Hari Minggu, tetapi semua rumah sakit lain ditutup sejak militer mengambil alih pemerintah Myanmar dalam kudeta pada 1 Februari.
Dengan meningkatnya jumlah pasien miskin yang membutuhkan perawatan medis, Suster Rose mengundang petugas kesehatan Katolik dan teman-temannya untuk membantu di klinik yang dikelola gereja.

“Saya melihat orang-orang, terutama pengunjuk rasa, di jalan di depan klinik kami,” Suster Rose mengenang apa yang terjadi Minggu pagi itu.
Kemudian dia melihat kendaraan polisi dan militer yang membawa meriam air mendekati sekelompok pemuda Katolik yang berkumpul di luar klinik. Sebuah ledakan keras meletus bahkan sebelum para biarawati sempat bereaksi terhadap kendaraan yang mendekat.
“Kami semua kaget dan lari,” kenang Suster Rose.

“Kami mencoba membantu menjaga orang-orang dari polisi,” katanya, menambahkan bahwa klinik tersebut membuka pintunya bagi para pengunjuk rasa.
Keributan pun terjadi, orang-orang bersenjata mengejar orang-orang, beberapa pengunjuk rasa dipukuli dan ditangkap, ratusan orang melarikan diri ke kompleks klinik.
“Saya menangis dengan keras, dan saya mencoba untuk mendapatkan kembali orang-orang yang ditangkap oleh polisi. Saya mencoba turun tangan, dan polisi memukuli saya,” tuturnya.
“Mungkin, saya terlihat seperti orang bodoh saat itu,” kata Suster Rose sambil tersenyum ketika dia mengingat bagaimana dia berdiri di luar pintu klinik dengan tangan terentang untuk mencegah polisi mengejar orang-orang.
Masih ada beberapa orang yang tidak bisa melarikan diri. Beberapa jatuh ke tanah dan melukai diri sendiri.
Suster Rose mengatakan bahwa dia, juga, ingin melarikan diri, “tetapi saya merasa kasihan kepada orang-orang, jadi saya memutuskan untuk tinggal, dan mati jika perlu.”
Di luar, ketika polisi mulai bergerak maju, biarawati itu berlari ke arah mereka, melipat tangannya seolah-olah sedang berdoa, dan berlutut di trotoar.
“Orang-orang sudah banyak menderita. Tembak saja saya sampai mati,” katanya kepada polisi yang berhenti saat melihat biarawati itu berlutut di tengah jalan.
Setelah beberapa saat, Suster Rose membuka matanya dan melihat bahwa dia sendirian. Orang-orang sudah melarikan diri dan polisi mundur.
“Saat saya hendak masuk, polisi itu kembali dan saya menghadapi mereka dan mencoba mengusir mereka,” kata biarawati itu.
Kemudian terjadi ledakan tembakan.
“Orang-orang ini tidak bersalah dan mereka hanya ingin memprotes dengan cara damai,” teriak Suster Rose kepada polisi dan tentara.
“Jangan perlakukan mereka dengan kasar. Kita semua adalah warga negara dan bersaudara. Jika perlu, bunuh saja saya dan biarkan orang-orang bebas,” biarawati itu dengan berani berbicara kepada orang-orang bersenjata itu.
Polisi memperingatkannya untuk tidak mendekat. Tapi suster itu menolak.
“Selama kamu terus melakukan hal-hal yang kejam, aku tidak akan pergi. Sebaliknya, saya akan menderita kematian,” katanya.

Polisi akhirnya pergi.
Suster Rose mundur ke klinik untuk membantu mengobati mereka yang terluka. Kaum muda dan para dokter Katolik masih ada di sana.
Seorang pemuda terluka parah sementara yang lainnya tidak sadarkan diri. Saudari-saudari lainnya membawa lebih banyak orang yang terluka ke klinik pada siang hari.
Saat fotonya sedang berlutut di jalan di depan pria bersenjata menjadi viral, biarawati itu mengaku bahwa dia sendiri terkejut dengan apa yang dia lakukan.
“Saya bersyukur kepada Tuhan atas kekuatan untuk menghadapi polisi,” katanya kemudian.

Beberapa kelompok dan individu memuji tindakan Suster Rose.
“Tindakan suster dan tanggapan polisi yang, setelah melihat permohonan suster itu, berhenti, mengejutkan banyak dari kami,” kata Joseph Kung Za Hmung, editor Gloria News Journal, sebuah publikasi online Katolik di Myanmar.
Dia menggambarkan biarawati itu sebagai “teladan bagi para pemimpin gereja.” Dia berkata, “para uskup dan imam dipanggil untuk keluar dari zona nyaman mereka dan mengikuti keberaniannya sebagai teladan,” tambah Hmung.
Pada 3 Maret, pasukan keamanan Myanmar menembak dan menewaskan sembilan orang lagi selama protes, sehari setelah desakan diplomatik regional untuk mengakhiri krisis selama sebulan itu membuat kemajuan kecil.
Kekerasan itu terjadi sehari setelah menteri luar negeri dari tetangga Asia Tenggara mendesak pengekangan, tetapi gagal bersatu di belakang seruan agar militer membebaskan pemimpin pemerintah yang digulingkan, yaitu Aung San Suu Kyi.
Setidaknya 30 orang telah tewas sejak kudeta pada 1 Februari, yang mengakhiri langkah tentatif Myanmar menuju pemerintahan demokratis, memicu protes nasional dan kekecewaan internasional.
Pasukan keamanan juga menahan sekitar 300 pengunjuk rasa saat mereka membubarkan protes di Yangon. **
LiCAS.news

Monday, March 8, 2021

Romo Mardi SJ Soal Sri Paus ke Irak: Perjelas Alkitab Ketimbang Politis untuk Indonesia


*Romo Mardi SJ Soal Sri Paus ke Irak: *
*Perjelas Alkitab Ketimbang Politis untuk Indonesia*
*RP Prof Dr Bernardus Soebroto Mardiatmadja SJ melihat perjalanan apostolik Paus Fransiskus ke Irak, sejak 5 hingga 8 Maret 2021 memperjelas pemahaman kisah Alkitab ketimbang terlampau politis*.

Pandangan Romo Mardi SJ itu menanggapi pertanyaan redaksi terkait kunjungan Sri Paus ke Irak terhadap dampaknya bagi rakyat dan umat Indonesia.

*“Saya lebih cenderung melihatnya sederhana bahwa Tradisi mengatakan, bahwa banyak sekali kisah dalam Alkitab Kristiani mengambil tempat di daerah, yang sekarang disebut Irak. Oleh sebab itu, kunjungan Paus ke Irak erat berkaitan dengan “sejarah ketika anak cucu Abraham” sedang mengawali sejarahnya,” kata Romo Mardi SJ kepada Melki Pangaribuan untuk hatiyangbertelinga.com melalui pesan singkat, hari Minggu (7/3/2021).*

Menurut Imam Yesuit itu, banyak komunikasi-komunikasi sekitar hal ini (kunjungan Paus ke Irak) diberikan terlampau politis, sebagaimana di Indonesia urusan-urusan persahabatan biasanya menciptakan peluang untuk bicara politis.

“Tidak perlu orang menarik-narik ke pertanyaan “apa kaitannya dengan Indonesia”. Saya cenderung untuk tidak memberi catatan politis,” kata Imam dari Ordo Serikat Jesus itu.

Guru Besar STF Driyarkara itu menjelaskan rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Irak telah dibicarakan lama sekali, sejak Paus-paus sebelumnya. Banyak sekali kaitannya dengan kunjungan Paus ke Abudhabi, Turki dan sebagainya.

“Oleh sebab itu, kunjungan ini merupakan tanggapan undangan persahabatan dari “keluarga Irak”. Kunjungan ini dapat membantu memperjelas pemahaman kisah Alkitab,” kata Romo Mardi, sapaan akrabnya.

Pater Mardi sendiri mengakui tidak memiliki rekaman data mengenai para pengganti Santo Petrus yang berkunjung ke Irak dalam 300 tahun belakangan.

*Sementara itu, beberapa tahun yang lalu, kata Romo Mardi, ribuan orang Irak menderita karena perang. Oleh sebab itu kunjungan Paus adalah ungkapan belarasa pada keluarga para penderita.*

*“Orang Katolik di Irak juga merupakan bagian kecil umat Katolik, yang sekarang bersatu dengan Paus.* Jadi ini ungkapan simpati kepada mereka,” kata Penyunting Buku “Eklesiologi Langkah demi Langkah, Sudut-sudut Hening Ziarah Gereja” itu.

Dengan kata lain, lanjuta Romo Mardi, kunjungan ini mengandung banyak sekali unsur persahabatan, persaudaraan, dan cintakasih.

*“Perlu dijaga pada suasana ini, perlu ditipiskan aroma politis,” tegasnya.*

*Paus Fransiskus mengunjungi Irak yang telah lama dirundung konflik sektarian,* termasuk oleh ekstremis ISIS yang ingin mendirikan kekhalifahan Islam di Suriah dan Irak. Kelompok ini gagal pada tahun 2017, namun selama hampir empat tahun telah melakukan pengrusakan dan pembunuhan yang mengerikan.

*Dalam perjalanan empat hari di Irak, Paus juga mengunjung kota kuno, Ur, yang diyakini tempat asal Abraham, tokoh Alkitabiyah yang dihormati oleh Yahudi, Kristen dan juga Muslim*.

*Sri Paus telah mengunjungi negara-negara yang mayoritas Muslim termasuk Turki, Yordania, Mesir, Bangladesh, Azerbaijan, Uni Emirat Arab dan wilayah Palestina, sebagai perjalanan apostoliknya untuk menyerukan dialog antaragama.*
Source: https://hatiyangbertelinga.com/romo-mardi-sj-soal-sri-paus-ke-irak-perjelas-alkitab-ketimbang-politis-untuk-indonesia/

===================

Iran Nyatakan Paus Fransiskus Dapat Berkunjung ke Irak Berkat Pengorbanan Jenderal Qossem Sulaimani 

Menanggapi kunjungan Pemimpin agung Katolik sedunia Sri Paus Fransiskus untuk pertama kalinya ke Irak, seorang pejabat parlemen, Majelis Syura Islam, menyatakan bahwa kunjungan itu adalah berkat perjuangan dan pengorbanan jenderal tersohor dan legendaris Iran Qasem Soleimani serta rekan seperjungannya dari Irak, Abu Mahdi Al-Muhandis.
Asisten Khusus Ketua Majelis Syura Islam untuk Urusan Internasional, Hossein Amir-Abdollahian, menyebutkan bahwa seandainya bukan karena pengorbanan yang dilakukan oleh Jenderal Soleimani dan Al-Muhandis, Paus Fransiskus sekarang tidak dapat menjejakkan kakinya di Irak.

Selain merupakan kunjungan pertama Paus Fransiskus ke Irak,  kedatangannya ke Negeri 1001 Malam itu juga tercatat sebagai kunjungan luar negeri pertamanya dalam 15 bulan terakhir. Pria berusia 84 tahun itu datang ke Irak Dalam rangka melestarikan komunitas Kristen kuno Irak dan mendukung kepulangan para pengungsi Kristen yang TERUSIR oleh Teroris ISIS ketika kawanan kejam dan brutal ini sempat menguasai banyak wilayah di Irak.
https://liputanislam.com/internasional/timur-tengah/iran-nyatakan-paus-fransiskus-dapat-berkunjung-ke-irak-berkat-pengorbanan-jenderal-soleimani/

t.me/GrupSuaraAnakBangsa


*PAUS FRANSISCUS:*
_*Musuh Untuk Dihadapi yang berdiri di depan pintu hati dan mengetuk masuk, Itu adalah KEBENCIAN*_
*KATOLIK.Yahoonta.com*






Part 1
*Catet: Sepanjang Putaran Lagu Rohani Ini Anti Intrupsi Iklan*
*Lagu rohani paling menyejukkan hati,instrumen gitar* 
*Selamat Terhibur Bersama:*


Tags

Berita (144) Gereja Katolik (129) Iman Katolik (76) Apologetik (71) Paus (44) Tradisi (41) Kitab Suci (30) Politik (29) Yesus (28) Magisterium (24) Doa (22) Katolik Timur (20) Kesaksian (19) Katekese Liturgi (18) Renungan (18) Maria (15) Tanya Jawab (13) Roh Kudus (10) Kamis Putih (9) Film (8) Karismatik (8) Prodiakon (8) Lektor (7) Natal (7) Petrus (7) Sakramen Ekaristi (7) Sakramen Perkawinan (7) Adven (6) Katekese Katolik (6) Lintas Agama (6) Pantang dan Puasa (6) Perayaan Ekaristi (6) Seputar Liturgi (6) Anglikan (5) Gua Maria (5) Hari Perayaan Santa Maria (5) Hari Raya / Solemnity (5) Ibadat Harian (5) Madah dan Lagu Liturgi (5) Masa Prapaskah (5) Piranti Liturgi (5) Berita Terkini (4) Doa Novena (4) Doa Rosario (4) Ibadat Peringatan Arwah (4) Inkulturasi Liturgi (4) Jumat Agung (4) Komuni Kudus (4) Minggu Palma (4) Musik liturgi (4) Rabu Abu (4) Sakramen Mahakudus (4) Surat Gembala Paus (4) Tri Hari Suci (4) Dirigen Paduan Suara (3) Doa Litani (3) Ibadat Rosario (3) Jalan Salib (3) K Evangelisasi Pribadi (3) Kisah Nyata (3) Lamentasi (3) Liturgi Anak (3) Malam Paskah (3) Mgr Antonius Subianto OSC (3) Misa Jumat Pertama (3) Misa Krisma (3) Misdinar (3) Ordo (3) Paduan Suara Gereja (3) Paus Fransiskus (3) Persatuan Gereja (3) Tahun Liturgi (3) Tata Gerak dalam Liturgi (3) Virus Covid-19 (3) Yohanes Paulus II (3) Analisis Tafsiran (2) Beato dan Santo (2) Berita Luar Negeri (2) Busana Liturgi (2) Doa Angelus (2) Doa Bapa Kami (2) Doa Dasar (2) Doa Persatuan (2) Doa Suami-Istri (2) Doa Utk Jemaat (2) Doa Utk Warga (2) Doa dan Ibadat (2) Dupa dalam Liturgi (2) Eksorsisme (2) Evangeliarium (2) Hati Kudus Yesus (2) Homili Ibadat Arwah (2) Ibadat Completorium (2) Ibadat Mitoni (2) Ibadat Syukur Midodareni (2) Mgr.Antonius Subianto OSC (2) Mujizat (2) Orang Kudus (2) Pekan Suci (2) Perarakan dalam Liturgi (2) Reformasi Gereja (2) Risalah Temu Prodiakon (2) Sharing Kitab Suci (2) Surat Gembala KWI (2) Surat Gembala Uskup (2) Tuguran Kamis Putih (2) Ada Harapan (1) Allah Pengharapan (1) Api Karunia Tuhan (1) Artikel Rohani (1) Baptis Darah (1) Baptis Rindu (1) Batak Toba (1) Berdoa Rosario (1) Bersaksi Palsu (1) Bhs Indonesia (1) Bhs Karo (1) Bulan Rosario (1) Bunda Maria (1) Carlo Acutis (1) Debat CP (1) Dei Verbum (1) Desa Velankanni (1) Diakon (1) Doa Bersalin (1) Doa Dlm Keberhasilan (1) Doa Dlm Kegembiraan (1) Doa Dlm Kesepian (1) Doa Katekumen (1) Doa Kebijaksanaan (1) Doa Kehendak Kuat (1) Doa Kekasih (1) Doa Kekudusan (1) Doa Kel Sdh Meninggal (1) Doa Keluarga Sakit (1) Doa Kerendahan Hati (1) Doa Kesabaran (1) Doa Keselamatan (1) Doa Ketaatan (1) Doa Ketabahan (1) Doa Orang Menderita (1) Doa Orang Sakit (1) Doa Pemb Pertemuan (1) Doa Penerangan RK (1) Doa Pengenalan (1) Doa Penutup Pertemuan (1) Doa Perjalanan (1) Doa Pertunangan (1) Doa Ratu Surga (1) Doa SeSdh Kelahiran (1) Doa Seblm Kelahiran (1) Doa Seblm Makan (1) Doa Semakin Dikenal (1) Doa Siap Mati (1) Doa Tanggung Jawab (1) Doa Ulang Tahun (1) Doa Untuk Anak (1) Doa Untuk Keluarga (1) Doa Utk Gereja (1) Doa Utk Masyarakat (1) Doa Utk Mempelai (1) Doa Utk Negara (1) Doa Utk Ortu (1) Doa Utk Pemuka (1) Doa Utk Penderita (1) Doa Utk Petugas (1) Doa Utk Rakyat (1) Doa Utk Tanah Air (1) Doa Utk Yg Membenci (1) Dogma (1) Doktrin (1) Dokumen Gereja (1) Dokumen Pernikahan (1) Dominicans (1) Dosa (1) Ekaristi Kudus (1) Enggan Beribadat (1) Epiphania (1) Film Terbesar (1) Firman Tuhan (1) Foto Kenangan (1) Generasi Muda (1) Gubernur Wasington (1) Haposan P Batubara (1) Hari Pesta / Feastum (1) Harus Bergerak (1) Hidup Kudus (1) Hidup Membiara (1) Homili Ibadat Syukur (1) Hukum Kanonik (1) Ibadat Jalan Salib (1) Ibadat Pelepasan Jenazah (1) Ibadat Pemakaman (1) Imam Jesuit (1) Investasi Surgawi (1) Jangan diam (1) Joko Widodo (1) Kalender Prapaska (1) Kebenaran KS (1) Keberadaan Allah (1) Kebohongan Pemimpin (1) Kejujuran (1) Kekuasaan Pelayanan (1) Kekudusan Degital (1) Kesehatan Tubuh (1) Komentar (1) Konsili Vat II (1) Konstantinovel (1) Kopi Asyik (1) Kristus Allah (1) Kualitas Hidup (1) Kumpulan cerita (1) Lawan Covid-9 (1) Lawan Terorisme (1) Lingkuangan Keluarga (1) Lingkup Jemaat (1) Lingkup Masyarakat (1) Liturgi Gereja (1) Luar Biasa (1) Lucu (1) Madu Asli (1) Mari Berbagi (1) Mateus 6 (1) Mayoritas Katolik (1) Menara Babel (1) Menghadapi Kematian (1) Menunggu Penyelamat (1) Mesin Waktu (1) Mgr A Subianto OSC (1) Misa Imlex (1) Misa Latin (1) Misa Online (1) Misionaris SCY (1) Mohon Bantuan (1) NKRI (1) Naskah WH (1) Oikoumene (1) Organis Gereja (1) PGI (1) Passion Of Christ (1) Pastoran (1) Penampakan Maria (1) Pendidikann Imam (1) Pengakuan Iman (1) Penghormatan Patung (1) Pentahbisan (1) Perbaikan (1) Perjamuan Kudus (1) Perkawinan Campur (1) Perkawinan Sesama Jenis (1) Persiapan Perkawinan (1) Pertemuan II App (1) Pertobatan (1) Pesan Natal (1) Pesan Romo (1) Pohon Cemara (1) R I P (1) Rasa Bersyukur (1) Rasul Degital (1) Rasul Medsos (1) Renungan Musim Natal (1) S3 Vatikan (1) SSCC Indonesia (1) Saksi Bohong (1) Salam Yosef (1) Saran Dibutuhkan (1) Sejarah (1) Selamat Paskah (1) Selingan (1) Sepuluh Perintah Allah (1) Sosialisasi APP (1) Spiritualitas (1) Sukarela (1) Surat bersama KWI-PGI (1) Surga (1) Survey (1) Survey KAJ (1) Tahun St Yosef (1) Teologi (1) Thema APP (1) Tim Liturgi (1) Tokoh Iman (1) Tokoh Internasional (1) Tokoh Masyarakat (1) Toleransi Agama (1) Tuhan Allah (1) Tujuan Hidup (1) Turut Berlangsungkawa (1) Usir Koruptor (1) Ust Pembohong (1) Video (1) Wejangan Paus (1) Yudas Iskariot (1) Ziarah (1)