Latest News

Friday, April 2, 2021

Ucapan Selamat Paskah, Untuk Berbagi Ucapan Tanda Sukacita Kepada Handaitaulan Dan Saudara Tercinta Anda.

*Ucapan Selamat Paskah*, Untuk Berbagi Ucapan Tanda* *Sukacita Kepada Handaitaulan Dan Saudara Tercinta Anda.*
*Untuk menyambut perayaan Paskah, tak ada salahnya kamu berbagi ucapan selamat Paskah kepada keluarga, sahabat, dan teman. Nah, berikut ini 25 inspirasi ucapan selamat Paskah 2021, penuh harapan dan makna mendalam:*
  1. Kebahagiaan bisa membuat ceria. Ujian membuat kuat. Dan penderitaan membuat kita tetap rendah hati. Tapi, hanya Yesus, satu pribadi yang membuat kita hidup. Selamat merayakan Hari Raya Paskah!
  2. Semoga Paskah tahun ini menjadi lebih istimewa bagi kamu dan juga orang-orang yang kamu sayangi karena tidak ada yang lebih indah daripada merayakan perayaan dengan orang-orang yang kamu sayangi. Selamat Hari Paskah 2021.
  3. Karena pengorbanan-Nya, kita bisa ditebus, karena kebangkitan-Nya kita dimenangkan oleh Sang Juru Selamat. Selamat Paskah 2021. Tuhan memberkati kita semua.
  4. Ada kasih, ada juga pengorbanan, ada kemenangan dan ada harapan yang baru. Kegelapan telah dikalahkan-Nya. Selamat Hari Raya Paskah saudaraku. Damai Paskah senantiasa selalu ada untuk kita semua.
  5. Paskah, satu di antara bukti kasih Allah pada dunia ini sehingga Ia menganugerahkan anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya beroleh hidup yang kekal. Kita semua jangan pernah lupakan kasih-Nya yang begitu besar. Selamat Hari Raya Paskah.
  6. Jangan pernah sia-siakan wafat Yesus untuk menebus semua dosa-dosa kita. Ayo bangkitlah menuju kebahagiaan dan kesempurnaan, karena Kristus telah bangkit dari kematian bagi kita semua. Selamat memperingati Hari Paskah.
  7. Semoga Paskah tahun 2021 ini bisa membawa kita semua untuk merayakan kebangkitan Yesus yang penuh dengan harapan, sukacita, dan juga kebahagiaan. Tuhan memberkati kita semua.
  8. Hari Raya Paskah ini merupakan satu momen kita bisa mengucapkan syukur. Luapkan rasa syukurmu pada hari penting ini. Ucapkan terima kasih untuk Dia, Tuhan kita, kita bisa ditebus dari dosa-dosa kita. Selamat Hari Raya Paskah.
  9. Selamat Paskah tahun 2021 saudara dan saudariku. Keselamatan adalah anugerah bagi kita semua yang mengimani kedatangan, kuasa, pekerjaan tangan, kematian, dan juga kebangkitan-Nya.
  10. Selamat Hari Raya Paskah. Kiranya sukacita dan damai sejahtera selalu ada dalam kehidupan kita yang percaya bahwa Yesus telah menyelamatkan kita dari jeratan dalamnya lumpur dosa. Semoga Tuhan selalu menyertai.
  11. Kemenangan Yesus atas maut menciptakan kita yakin dan penuh kepastian akan jaminan hidup kekal. Selamat Paskah 2021.
  12. Dengan bilur-bilur-Nya kita telah disembuhkan dan dengan pengorbanan-Nya di kayu salib, dosa kita telah dihapuskan. Biarlah kehendak Tuhan saja yang jadi atas hidup kita. Rencana Tuhan itu indah dan tidak akan sekali-kali Ia meninggalkan kita. Happy Easter.
  13. Yesus sudah bangkit, Kristus telah menang atas maut. Selamat Paskah 2021, Tuhan memberkati.
  14. Melalui kebangkitan-Nya kita memperoleh kemenangan, pengampunan, kesempatan dan harapan-harapan yang baru di dalam-Nya. Selamat Paskah.
  15. Darah-Mu Yesus sucikan kami, Darah-Mu Yesus bebaskan kami. Selamat Paskah.
  16. Haleluya. Tuhan sudah bangkit. Kasihnya abadi selamanya. Mari wujudkan dalam pelayanan dan kehidupan kita. Mulialah Tuhan selamanya. Amin. Selamat Paskah.
  17. Selamat Paskah. Kiranya tenang sejahtera ada pada bapak, ibu, saudara sekalian. Sukses dalam menapaki kehidupan sekarang dan selamanya.
  18. Kasih Tuhan Yesus yakni kasih terindah dan mulia, kiranya Tuhan menguatkan kita untuk meneladani kasih mulia ini. Selamat Paskah.
  19. Selamat Paskah! Mari kita jalani hari ini dengan banyak cinta dan sukacita!
  20. Selamat Paskah. Semoga Paskah menjadikan kita lebih mencintai. Tuhan dan kita menjadi terang, berkat bagi sesama. (Katolik.Yahoonta.com)
Source: kalderanews com

25 Ucapan Inspiratif Bertema Wafat Isa Al Masih atau Jumat Agung buat Sesama

*25 Ucapan Inspiratif Bertema Wafat Isa* 
*Al Masih atau Jumat Agung buat Sesama*
  1. Kekuatan tangan kita mungkin sanggup membawa kita menjadi orang hebat, tapi hanya bersama Tuhan, kita menjadi luar biasa. Salibnya menyelamatkan kita, Selamat Hari Jumat Agung
  2. Semoga cinta-Nya hingga di kayu salib memberkati hatimu dan semoga pengorbanannya memperkuat jiwamu.
  3. Terima kasih Tuhan Yesus karena Engkau telah datang ke bumi ini untuk menebus setiap dosa umat manusia
  4. Semoga pengorbanan Nya menjadi lambang kasih dan perdamaian untuk kita. Selamat memperingati Hari Jumat Agung.
  5. Mengenang wafatnya Isa Al Masih mengingatkan kita untuk menjadi manusia penuh cinta kasih dan tulus berbuat kebaikan. Selamat beribadah jumat agung.
  6. Memperingati Jumat Agung. Kiranya pengorbanan Isa Almasih akan menjadi teladan bagi seluruh Umat Manusia agar saling mengasihi.
  7. Kasih dan pengorbanan-Nya begitu dahsyat. Selamat Hari Jumat Agung.
  8. Sahabat, lewat apa yang dialami Yesus di Jumat Agung, kita memperoleh pengampunan. Selamat Hari Jumat Agung
  9. Selamat memperingati wafatnya Isa Almasih. Selamat beribadah Jumat Agung bagi Anda yang merayakan. Semoga kedamaian selalu menyertai kita semua.
  10. Dia rela menyerahkan nyawanya, karena begitu cinta kepada umatnya. Mari kita peringati hari Jumat Agung dengan penuh rasa syukur dan sikap tobat akan kesalahan dan dosa-dosa kita.
  11. Pengorbanannya mengajarkan kita untuk memberi yang terbaik dan membangun kehidupan yang lebih bermakna untuk sesama dengan setulus hati.
  12. Dia rela menyerahkan nyawanya, karena begitu cinta kepada umatnya. Mari kita peringati hari Jumat Agung dengan penuh rasa syukur dan sikap tobat akan kesalahan dan dosa-dosa kita.
  13. Pengorbanannya mengajarkan kita untuk memberi yang terbaik dan membangun kehidupan yang lebih bermakna untuk sesama dengan setulus hati.
  14. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yohanes 3:16 “Memperingati wafatnya Isa Al Masih”
  15. Selamat hari Jumat Agung Memperingati Wafatnya Isa Almasih. Semoga Berkat dan Rahmat-Nya selalui menyertai kita semua
  16. Memperingati Jumat Agung, semoga keberkatan dan kedamaian di Bumi menghampiri seluruh umat manusia
  17. Mengucapkan Selamat memperingati hari Jumat Agung bagi sahabat Kristiani yang merayakan. Semoga imanmu dalam Tuhan di Jumat Agung ini, membawa kedamaian serta kebahagiaan untuk hatimu
  18. Tuhan Yesus, tiada guna kami menutupi dosa dan kesalahan kami dari pandangan orang lain dan dari hadapanmu. Sebaik dan sepintar apapun kami menutupi kesalahan kami. Engkau pasti akan melihat dan menghukum kami atas segala kesalahan kami apabila kami tidak bertobat.
  19. Dia mengambil seluruh bagian yg terburuk yg harusnya bagian kita, lalu memikulnya di kayu salib untuk kita.
  20. Dia mati supaya kita hidup, Dia miskin supaya kita kaya, Dia lemah supaya kita kuat. Selamat hari Jumat Agung.
  21. Bantulah kami menjadi manusia baru. Yang peduli akan sesama kami. Yang peka terhadap lingkungan kami. Dan yang paling penting peka terhadap panggilanMu. Semoga cinta kasih sejati yang Engkau telah teladankan, bisa tumbuh dan hidup di tengah-tengah kami. Amin
  22. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar, tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” (Roma 5:8)
  23. Memperingati Hari Jumat Agung. Semoga kasih dan pengorbanan-Nya senantiasa memberikan kedamaian di hati kita semua.
  24. Ampunilah dosa dan kesealahan kami ya Tuhan, dan di hari ini. Engkau telah membuktikan cintaMu kepada kami melalui kematianMu di kayu salib. Tidak lain untuk menebus dosa-dosa kami. Terimakasih Tuhan, Engkau rela mati untuk kami. Jadikanlah kami menjadi orang yang tahu akan berterimakasih dan bersyukur. Bersyukur atas segala karya keselamatan yang boleh kami peroleh. Bersyukur karena kami mempunyai Tuhan Yesus Kristus juru selamat kami. Amin
  25. Tuhan bukan hanya berkorban untuk kita, bahkan dengan wafat di kayu salib dan bangkit sebagai terang dunia. Kasih-Nya begitu dahsyat KATOLIK.Yahoonta.com
Source : kalderanews com

  1. Ku tahu saat Kau disalib, saat Kau dipukuli, saat Kau disesah, saat Kau dihina, saat Kau ditikam, Kau selalu ingat padaku dan berkata, “Aku melakukan ini untukmu karena Aku sangat menyayangi dan mencintaimu”. Terima Kasih Tuhan, kasih-Mu begitu besar kami rasakan sampai saat ini. Selamat menyambut Hari Jumat Agung.
  2. Tidak ada kasih yang lebih besar, dibandingkan dengan kasih seseorang yang menyerahkan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Yoh 15:13. Selamat hari Jumat Agung bagi sahabat-sahabatku yang merayakan.
  3. Sahabat, lewat apa yang dialami Yesus di Jumat Agung, kita memperoleh pengampunan. Dia mengambil seluruh bagian yang terburuk yang harusnya bagian kita, lalu memikulnya di kayu salib untuk kita. Dia mati supaya kita hidup, Dia miskin supaya kita kaya, Dia lemah supaya kita kuat. Selamat merenungkan Jumat Agung.
  4. Belas kasihan, damai dan cinta. Semoga rahmat dan Tuhan mengelilingi dan menyertai kamu pada hari Jumat Agung. Allah begitu mencintai dunia sehingga Ia memberi putra tunggal-Nya.
  5. Tiada mawar tanpa duri. Tiada mahkota tanpa salib. Tiada kebahagiaan tanpa korban dan derita. Tiada firdaus tanpa tragedi Golgota. Karena salib Yesus, kita sampai pada kemenangan dan kemuliaan. Selamat merayakan Jumat Agung.
  6. Semoga kasih dan pengorbanan-Nya senantiasa memberikan kedamaian di hati kita semua. Selamat merenungkan Jumat Agung. Jumat yang suci.
  7. Dengan bilur-bilurNya kita telah disembuhkan dan dengan pengorbananNya di kayu salib dosa kita telah dihapuskan. Biarlah kehendak Tuhan saja yang terjadi atas hidup kita karena rencana Tuhan itu indah dan tidak akan sekali-kali Ia meninggalkan kita. Selamat merenungkan Jumat Agung.
  8. Pada hari kudus Ini, semoga terang-Nya memandu jalanmu. Semoga cinta-Nya memberkati hatimu dan semoga pengorbanannya memperkuat jiwamu. Selamat merayakan Jumat Agung.
  9. Saya mengucapkan selamat Jumat Agung. Selamat menjalankan puasa dan pantang. Semoga harimu sangat diberkati.
  10. Pada hari yang kudus ini semoga terang-Nya memandu jalanmu. Selamat merayakan Jumat Agung.
  11. Selamat Hari Jumat Agung. Selamat memperingati wafat Tuhan Yesus Kristus. Mari kita terus bersama hidup dalam damai dan semoga Tuhan memberkati. Amin
  12. Tuhan bukan hanya berkorban untuk kita, bahkan dengan wafat di kayu salib dan bangkit sebagai terang dunia. Kasih-Nya begitu dahsyat. Selamat Hari Jumat Agung.
  13. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yohanes 3:16. Selamat memperingati wafat Isa Al Masih.
  14. Bangkitlah dari keterpurukan, kegagalan, kemalasan, sakit penyakit, kemiskinan, kecewa dan keputusasaan. Mulai pagi ini deklarasikan dengan iman bahwa sesungguhnya tidak ada perkara mustahil bagi orang yang percaya. Selamat Hari Jumat Agung.
  15. Selamat memperingati wafat Isa Al Masih. Selamat beribadah Jumat Agung bagi kamu yang merayakan. Semoga kedamaian selalu menyertai kita semua.

Katekese : Cara Menghitung Tri Hari Suci

*Cara Menghitung Tri Hari Suci*
*1.Tri Hari Suci itu dihitung bagaimana*? Tri hari suci dimulai pada misa malam perjamuan terakhir sampai ibadat sore II pada hari Minggu paskah (dok. Norma tahun liturgi 19). Perhitungan 3 hari itu bukan sekedar Kamis, Jumat, Sabtu atau Jumat, Sabtu Minggu, tetapi yang utama adalah 3 peristiwa penting yang merupakan *inti misteri paskah.*

*2.Apa saja peristiwa itu?* Peristiwa itu adalah 
*(I) Sengsara* 
*(II) Wafat*
*(III) Kebangkitan*
yang terjadi dalam 3 hari berbeda. Harus kita ingat bahwa perhitungan waktu Yahudi yang juga perhitungan waktu dalam tahun liturgi itu berbeda dengan perhitungan tahun umum.

*3.Apa perbedaannya? Perbedaannya*, jika waktu modern menghitung satu hari dimulai dari pukul 00.00 tengah malam sampai 24.00 malam berikutnya maka perhitungan waktu liturgi (terutama untuk perayaan hari raya besar) adalah dari tenggelamnya fajar pada hari sebelumnya sampai tenggelamnya fajar pada hari sesudahnya, sekitar dari jam 6 sore hari sebelumnya sampai 6 sore hari sesudahnya.

*4.Karena itu perhitungan Tri Hsri Suci itu dihitung seperti ini*
*Hari pertama (sengsara)*: mengenang malam perjamuan Tuhan dan sengsaranya, dihitung dari Kamis sore sampai Jumat sore setelah ibadat Jumat Agung. Karena alasan ini maka perayaan Kamis Putih selalu dirayakan pada sore hari sampai malam dan tidak boleh dirayakan pada pagi. Pada akhir misa Kami Putih kita mengadakan tuguran, dimana kita berdoa bersama Yesus di taman Getsemani dalam sakrat mautnya. Dari taman Getsemani inilah Yesus kemudian ditangkap dan dijatuhi hukuman mati yg kita peringati dalam Jumat Agung.
*Hari kedua (wafat)*: mengenang Yesus yang turun ke alam maut. Hari ini disebut Sabtu Suci, yang dihitung dari sore/ malam setelah Jumat Agung sampai sore menjelang Vigili Paskah/ Malam Paskah. Selama ini kita salah paham yaitu mengira yang dimaksud Sabtu suci itu misa Malam Paskah itu.
*Hari ketiga (bangkit)*: ini mengenang kebangkitan Yesus dari alam maut yang kita rayakan secara meriah dalam misa Malam Paskah dan perayaan Minggu Paskah. Hari ketiga ini dihitung dari Malam Paskah sampai sore hari berikutnya yaitu ibadat sore II.

*Jadi jangan menghitung dengan cara membagi Kamis, Jumat, Sabtu* atau Jumat, Sabtu, Minggu. Hitunglah dari *Sengsara, Wafat , Bangkit.* Itu cara menghitungnya.

*5.Sering juga ada yang berkomentar begini ‘katanya Yesus 3 hari di dalam kubur lalu bangkit,* tapi nyatanya dia baru mati pada Jumat sore dan besok malam (Sabtu) sudah bangkit, itu artinya baru 1,5 hari, orang Katolik bohong’.
*Jawabannya sederhananya saja, yaitu*: ikuti perhitungan waktu menurut cara perhitungan liturgi yaitu *satu hari dihitung dari sore hari sebelumnya sampai sore sesudahnya* (hari I: Kamis sore-Jumat sore, hari II: Jumat sore-Sabtu sore, hari III dari Sabtu sore sampai Minggu sore). Jadi 3 hari kan?
Sederhanyanya Yesus benar benar 3 hari mati lalu bangkit, yaitu Hari I saat Jumat agung Yesus mati di salib, hari II (Sabtu suci) saat Yesus berbaring di dalam kubur dan hari ketiga (paskah) saat Yesus bangkit dari kubur/ bangkit pada hari III.

*6.Apa bukti lain bahwa perhitungan waktu liturgi untuk hari raya itu dihitung dari sore hari sebelum sampai sore hari sesudah?* 
*Jawabannya:*
a.Tentu kita mengenal sebuah ibadat brevir yang namanya *ibadat sore I* kan, nah ibadat sore I biasanya dibuat satu hari sebelum hari raya itu, misalnya setiap Sabtu sore kita mendoakan ibadat sore I untuk hari Minggu keesokan harinya. Atau untuk hari raya selalu dimulai dengan ibadat sore I hari sebelumnya.
b.Setiap Sabtu sore tidak ada misa lain (misa nikah, misa arwah dll) selain misa yang disebut misa untuk hari Minggu yang dirayakan pada Sabtu sore (misa antisipasi).
*KATOLIK.Yahoonta.com*


Jumat Agung, Ave Crux Spes Unica, Salam Ya Salib, Satu-Satunya HARAPANKU.

*Jumat Agung, Ave Crux Spes Unica,* 
*Salam Ya Salib, Satu-Satunya HARAPANKU.*

ECCE HOMO
"Ave Crux, spes unica!" : Salam, ya Salib, satu-satunya harapanku! Dalam Ibadat Jumat Agung hari ini tidak ada perayaan Ekaristi Kudus. Fokus hari ini adalah Salib. Biasanya pagi hari diadakan doa Jalan Salib atau ketika sebelum Covid-19 mewabah di Tanah Air kita, banyak juga paroki yang mendoakannya dengan cara pentas tablo atau drama Golgota yang  diadakan di dalam atau luar gedung gereja.

Pusat devosi hari ini adalah "Ecce Homo" : lihatlah manusia itu! (Yoh 19:5) Wajah-NYA berlumuran darah sampai nubuat Yesaya menggambarkan: "Begitu buruk rupanya bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi" (Yes. 52: 14). Kepala-NYA  dilingkari mahkota duri yang sangat tajam dengan luka-luka dalam yang mengalirkan darah segar. Jubah kumel compang-camping bagai pesakitan yang tidak ada harga kemanusiaan lagi. 

Tetapi "Ecce Homo" ini menjadi sumber inspirasi dan refleksi yang tidak pernah habis. DIA menimbulkan berbagai kesan dan emosi yang tak bisa dilukiskan dalam kata-kata. Dari wajah-NYA yang syahdu terpancar sinar mata-NYA yang menampakkan kesetiaan dan cinta kasih yang tiada syarat, bahkan kemuliaan ALLAH yang menakjubkan: "Mereka akan memandang kepada DIA yang telah mereka tikam". (Yoh 19:37 dari nubuat Nabi Zakharia 12:10). 
Memandang DIA berarti "mengkontemplasikan DIA" : menjadikan pola pikir dan cara hidup-NYA menjadi pola pikir dan cara hidup kita. Ini berarti sangat mendesak bagi kita untuk melucuti semua "asesoris hidup" yang masih menjerat "ego" kita hingga hati kita beku, tidak mengalami kemajuan dalam hal rohani atau spiritual kita, seperti antara lain kekayaan terutama yang "haram", gila titel, mabuk gengsi dan kursi dan lain-lain. Ironinya "asesoris hidup" itu yang selama ini justru menjadi andalan pokok kita! Dengan memandang "Ecce Homo" itu, beranikah kita merombak total ketergantungan pada "asesoris hidup" itu dan hanya andalkan pada TUHAN YESUS yang tersalib saja? Inilah refleksi yang harus kita jawab dengan jujur.

Ada tiga jenis hukuman mati yang berlaku pada bangsa Israel yang dijatuhkan kepada orang-orang jahat.
Pertama, hukum rajam: dengan cara tangan diikat dan dilempari batu sampai mati.
Kedua, dibuang ke laut: badan penjahat itu diikat pada batu kilang dan dilemparkan ke tengah laut.
Ketiga, dipaku dan digantung di atas salib: Ini hukuman mati yang paling berat dan sangat hina terutama kepada para penjahat kelas kakap. Hukuman mati disalib benar-benar meniadakan "harga diri dan harga kemanusiaan". 
Dan YESUS, SANG MESIAS, PUTERA ALLAH dijatuhi hukuman mati yang paling hina! Inilah "harga dosa" kita semua yang hanya bisa ditebus oleh seorang ANAK MANUSIA, ANAK ALLAH sendiri! Dan YESUS bukan hanya sengsara karena IA  dipaku di kayu salib saja, melainkan IA mengalami proses penderitaan mulai dari Taman Getsemani ketika IA berdoa dalam ketakutan yang hebat hingga berkeringat darah!
Kemudian IA dikhianati Yudas Iskariot, ditangkap  dan disiksa oleh para perajurit, diadili dengan tuduhan fitnah dan dijatuhi hukuman mati dan harus memikul salib itu sendiri naik ke gunung Golgota. Dan di sanalah IA dibantai secara kejam dan disalibkan oleh para algojo Romawi.

Karena itulah Salib  bagi orang Yunani adalah suatu kebodohan besar! Sementara bagi orang Yahudi dan Romawi merupakan batu sandungan yang sangat besar, karena salib merupakan hukuman mati yang paling keji, kejam dan tidak berperikemanusiaan serta khusus bagi penjahat kelas kakap! 

Tetapi, berkat Kematian dan Kebangkitan-NYA, maka makna Salib itu telah diubah oleh TUHAN YESUS. Maka bagi orang beriman khususnya para pengikut KRISTUS, Salib adalah lambang keselamatan, kemuliaan serta sumber dari segala Rahmat. Sebab, hanya dengan salib manusia dapat ditebus dosanya dan diselamatkan oleh ALLAH. Dan hanya melalui salib itulah manusia dimuliakan bersama TUHAN YESUS. DIA sendiri telah menjalani penghinaan, penderitaan berat secara pisik maupun mental, ketika IA difitnah, dicemooh, diludahi, disesah, disiksa dan dipaksa memikul salib yang berat hingga IA dipaku dan digantung di kayu salib itu serta akhirnya ditikam lambung-NYA dengan tombak dan mengeluarkan darah dan air. 
Keselamatan itu juga dijanjikan-NYA kepada salah seorang penjahat yang berseru kepada-NYA: "YESUS, ingatlah akan aku, apabila ENGKAU datang sebagai Raja". Kata YESUS: "AKU berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan AKU di dalam Firdaus" (Luk 23:42-43). 
Demikian juga keselamatan itu diberikan kepada orang-orang yang justru menjerumuskan DIA masuk dalam kesengsaraan dan penyaliban dengan mohon kepada ALLAH: "Ya BAPA, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". (Luk 23:34). Dari salib YESUS itulah keselamatan ALLAH kita terima dan alami sampai saat ini.
Lalu apa balasan kita atas jasa baik YESUS KRISTUS itu?   

Hari ini kita juga menghormati salib. Yang kita hormati tentu adalah Salib YESUS, bukan salib dari kedua penjahat itu. Di salib itulah Raja orang Yahudi, "Imam Besar Agung yang telah melintasi semua langit" (Ibr. 4:14), ANAK ALLAH telah terpaku lunglai menyerahkan nyawa-NYA. Hanya dengan salib itu DIA dapat menebus dosa manusia. Penghormatan kepada salib kita lakukan sebagai ungkapan syukur, rasa terima kasih dan cinta kita kepada ALLAH yang telah menganugerahkan keselamatan kepada manusia berdosa ini.

Selain mencium salib, nyatakanlah penghormatan kita dengan membangun niat untuk bertobat dan dengan berpantang, berpuasa serta  bermatiraga pada hari ini. Akan lebih lengkap lagi bilamana pantang dan puasa itu kita teruskan sampai Sabtu Suci besok, sehingga kita dapat merayakan Paskah secara lebih lengkap dan utuh.

Ya YESUS, aku mau menggabungkan kesulitan, kekurangan, kegagalan, penyakit dan semua beban berat hidupku menyatu dengan salib-MU, agar aku dapat kuat dalam memikul salibku itu bersama-MU. Selamatkanlah hidupku saat ini dan kelak bila aku telah KAU-panggil. Terima kasih ya YESUS. Amin. ( KATOLIK.Yahoonta.com)

Source: Ragi 2 April 21,Pantang dan Puasa
Bdk Bacaan:
• Yes. 52:13 - 53;12; 
• Mzm. 31: 2, 6, 12-13, 
15-16, 17, 25;  
• Ibr. 4: 14-16; 5:7-9; 
• Yoh. 18: 1-19; 42.

Thursday, April 1, 2021

Bhs Indonesia - Renungan Kamis Putih Untuk Bpk, Saudara Dan Saudari Sekalian.


Bhs Indonesia - Renungan Kamis Putih Untuk Bpk, 
Saudara Dan Saudari Sekalian.

Batak Toba - Renungan Masa Kamis Putih


Batak Toba - Renungan Masa Kamis Putih

Bahasa Batak Karo : Renungan Masa Kamis Putih

Selamat Kamis Putih, Bapak Ibu Dan Saudara Saudari Sekalian

Renungan
*Selamat Kamis Putih, bapak ibu* 
*saudara saudari sekalian,* 
*Di bawah ini ada share Link Film JESUS yang dapat di tonton langsung dengan meng klik link yang ada.*
Dan istimewanya, *bapak ibu saudara saudari memilih nonton film ini dengan bahasa daerah masing-masing.* 
*Selamat menyaksikan, TUHAN YESUS memberkati.*











 





✌✌✌
Untuk bahasa lainnya bisa memilih sesuai kebutuhan.

Tags

Berita (144) Gereja Katolik (129) Iman Katolik (76) Apologetik (71) Paus (44) Tradisi (41) Kitab Suci (30) Politik (29) Yesus (28) Magisterium (24) Doa (22) Katolik Timur (20) Kesaksian (19) Katekese Liturgi (18) Renungan (18) Maria (15) Tanya Jawab (13) Roh Kudus (10) Kamis Putih (9) Film (8) Karismatik (8) Prodiakon (8) Lektor (7) Natal (7) Petrus (7) Sakramen Ekaristi (7) Sakramen Perkawinan (7) Adven (6) Katekese Katolik (6) Lintas Agama (6) Pantang dan Puasa (6) Perayaan Ekaristi (6) Seputar Liturgi (6) Anglikan (5) Gua Maria (5) Hari Perayaan Santa Maria (5) Hari Raya / Solemnity (5) Ibadat Harian (5) Madah dan Lagu Liturgi (5) Masa Prapaskah (5) Piranti Liturgi (5) Berita Terkini (4) Doa Novena (4) Doa Rosario (4) Ibadat Peringatan Arwah (4) Inkulturasi Liturgi (4) Jumat Agung (4) Komuni Kudus (4) Minggu Palma (4) Musik liturgi (4) Rabu Abu (4) Sakramen Mahakudus (4) Surat Gembala Paus (4) Tri Hari Suci (4) Dirigen Paduan Suara (3) Doa Litani (3) Ibadat Rosario (3) Jalan Salib (3) K Evangelisasi Pribadi (3) Kisah Nyata (3) Lamentasi (3) Liturgi Anak (3) Malam Paskah (3) Mgr Antonius Subianto OSC (3) Misa Jumat Pertama (3) Misa Krisma (3) Misdinar (3) Ordo (3) Paduan Suara Gereja (3) Paus Fransiskus (3) Persatuan Gereja (3) Tahun Liturgi (3) Tata Gerak dalam Liturgi (3) Virus Covid-19 (3) Yohanes Paulus II (3) Analisis Tafsiran (2) Beato dan Santo (2) Berita Luar Negeri (2) Busana Liturgi (2) Doa Angelus (2) Doa Bapa Kami (2) Doa Dasar (2) Doa Persatuan (2) Doa Suami-Istri (2) Doa Utk Jemaat (2) Doa Utk Warga (2) Doa dan Ibadat (2) Dupa dalam Liturgi (2) Eksorsisme (2) Evangeliarium (2) Hati Kudus Yesus (2) Homili Ibadat Arwah (2) Ibadat Completorium (2) Ibadat Mitoni (2) Ibadat Syukur Midodareni (2) Mgr.Antonius Subianto OSC (2) Mujizat (2) Orang Kudus (2) Pekan Suci (2) Perarakan dalam Liturgi (2) Reformasi Gereja (2) Risalah Temu Prodiakon (2) Sharing Kitab Suci (2) Surat Gembala KWI (2) Surat Gembala Uskup (2) Tuguran Kamis Putih (2) Ada Harapan (1) Allah Pengharapan (1) Api Karunia Tuhan (1) Artikel Rohani (1) Baptis Darah (1) Baptis Rindu (1) Batak Toba (1) Berdoa Rosario (1) Bersaksi Palsu (1) Bhs Indonesia (1) Bhs Karo (1) Bulan Rosario (1) Bunda Maria (1) Carlo Acutis (1) Debat CP (1) Dei Verbum (1) Desa Velankanni (1) Diakon (1) Doa Bersalin (1) Doa Dlm Keberhasilan (1) Doa Dlm Kegembiraan (1) Doa Dlm Kesepian (1) Doa Katekumen (1) Doa Kebijaksanaan (1) Doa Kehendak Kuat (1) Doa Kekasih (1) Doa Kekudusan (1) Doa Kel Sdh Meninggal (1) Doa Keluarga Sakit (1) Doa Kerendahan Hati (1) Doa Kesabaran (1) Doa Keselamatan (1) Doa Ketaatan (1) Doa Ketabahan (1) Doa Orang Menderita (1) Doa Orang Sakit (1) Doa Pemb Pertemuan (1) Doa Penerangan RK (1) Doa Pengenalan (1) Doa Penutup Pertemuan (1) Doa Perjalanan (1) Doa Pertunangan (1) Doa Ratu Surga (1) Doa SeSdh Kelahiran (1) Doa Seblm Kelahiran (1) Doa Seblm Makan (1) Doa Semakin Dikenal (1) Doa Siap Mati (1) Doa Tanggung Jawab (1) Doa Ulang Tahun (1) Doa Untuk Anak (1) Doa Untuk Keluarga (1) Doa Utk Gereja (1) Doa Utk Masyarakat (1) Doa Utk Mempelai (1) Doa Utk Negara (1) Doa Utk Ortu (1) Doa Utk Pemuka (1) Doa Utk Penderita (1) Doa Utk Petugas (1) Doa Utk Rakyat (1) Doa Utk Tanah Air (1) Doa Utk Yg Membenci (1) Dogma (1) Doktrin (1) Dokumen Gereja (1) Dokumen Pernikahan (1) Dominicans (1) Dosa (1) Ekaristi Kudus (1) Enggan Beribadat (1) Epiphania (1) Film Terbesar (1) Firman Tuhan (1) Foto Kenangan (1) Generasi Muda (1) Gubernur Wasington (1) Haposan P Batubara (1) Hari Pesta / Feastum (1) Harus Bergerak (1) Hidup Kudus (1) Hidup Membiara (1) Homili Ibadat Syukur (1) Hukum Kanonik (1) Ibadat Jalan Salib (1) Ibadat Pelepasan Jenazah (1) Ibadat Pemakaman (1) Imam Jesuit (1) Investasi Surgawi (1) Jangan diam (1) Joko Widodo (1) Kalender Prapaska (1) Kebenaran KS (1) Keberadaan Allah (1) Kebohongan Pemimpin (1) Kejujuran (1) Kekuasaan Pelayanan (1) Kekudusan Degital (1) Kesehatan Tubuh (1) Komentar (1) Konsili Vat II (1) Konstantinovel (1) Kopi Asyik (1) Kristus Allah (1) Kualitas Hidup (1) Kumpulan cerita (1) Lawan Covid-9 (1) Lawan Terorisme (1) Lingkuangan Keluarga (1) Lingkup Jemaat (1) Lingkup Masyarakat (1) Liturgi Gereja (1) Luar Biasa (1) Lucu (1) Madu Asli (1) Mari Berbagi (1) Mateus 6 (1) Mayoritas Katolik (1) Menara Babel (1) Menghadapi Kematian (1) Menunggu Penyelamat (1) Mesin Waktu (1) Mgr A Subianto OSC (1) Misa Imlex (1) Misa Latin (1) Misa Online (1) Misionaris SCY (1) Mohon Bantuan (1) NKRI (1) Naskah WH (1) Oikoumene (1) Organis Gereja (1) PGI (1) Passion Of Christ (1) Pastoran (1) Penampakan Maria (1) Pendidikann Imam (1) Pengakuan Iman (1) Penghormatan Patung (1) Pentahbisan (1) Perbaikan (1) Perjamuan Kudus (1) Perkawinan Campur (1) Perkawinan Sesama Jenis (1) Persiapan Perkawinan (1) Pertemuan II App (1) Pertobatan (1) Pesan Natal (1) Pesan Romo (1) Pohon Cemara (1) R I P (1) Rasa Bersyukur (1) Rasul Degital (1) Rasul Medsos (1) Renungan Musim Natal (1) S3 Vatikan (1) SSCC Indonesia (1) Saksi Bohong (1) Salam Yosef (1) Saran Dibutuhkan (1) Sejarah (1) Selamat Paskah (1) Selingan (1) Sepuluh Perintah Allah (1) Sosialisasi APP (1) Spiritualitas (1) Sukarela (1) Surat bersama KWI-PGI (1) Surga (1) Survey (1) Survey KAJ (1) Tahun St Yosef (1) Teologi (1) Thema APP (1) Tim Liturgi (1) Tokoh Iman (1) Tokoh Internasional (1) Tokoh Masyarakat (1) Toleransi Agama (1) Tuhan Allah (1) Tujuan Hidup (1) Turut Berlangsungkawa (1) Usir Koruptor (1) Ust Pembohong (1) Video (1) Wejangan Paus (1) Yudas Iskariot (1) Ziarah (1)