Latest News

Showing posts with label Kesaksian. Show all posts
Showing posts with label Kesaksian. Show all posts

Tuesday, January 5, 2021

Romo Yans Sulo: Berguru kebajikan dan kebijaksanaan dari seorang Jokowi


Romo Yans Sulo:
Berguru kebajikan dan kebijaksanaan dari seorang Jokowi
=Remah-remah dari 'cielito lindo' (surga kecil) Makale=
(Jokowidodo, manusia langka yang dilahirkan di Asia)

Para sahabat, Anda jangan memberiku predikat "kampanye" ketika aku menyorot nama presiden Republik Indonesia (Jokowidodo), Karena mamang aku sedang tidak untuk kampanye. Tetapi aku hanya ingin belajar daripadanya bagaimana hidup bersama. Bukan belajar membangun puluhan ribu kilo meter jalan raya dari Sabang sampai Merauke. Bukan pula belajar membangun bandara dan sumber energy. Bukan belajar bagaimana menjadikan bangsa ini pemilik tambang emas di Papua yang berpuluh-puluh tahun dibungkus oleh bangsa asing dengan nama tambang "tembaga". Bukan belajar bagaimana menyamakan harga bensin yang sama dari Sabang sampai Merauke. Bukan pula belajar bagaimana membangun rel kereta api dan atau membangun bendungan dan pasar tradisional yang membantu rakyat negeri ini merai kesejahteraannya.
Aku hanya ingin berguru kebajikan daripadanya. Iya, berguru kebajikan dan kebijaksanaan dari seorang manusia langka yang terlahir di negeri ini.
Aku ingin belajar melihat manusia sebagai mahluk yang luhur dan mulia.
Aku ingin belajar memberikan hak kepada yang memiliki hak dan belajar menuntut kewajiban bagi mereka yang memiliki kewajiban.
Aku ingin belajar bagaimana keluar dari zona aman, dengan menjadikan diri sebagai rahmat bagi sesama.
Belajar menahan godaan nafsu kekayaan di tengah zaman keserakahan.
Belajar ugahari di tengah negeri yang berlimpah susu dan madunya.
Serta aku ingin belajar bagaimana menjadi manusia yang beriman, jujur, bersih, rendah hati, dan kesatria, sebagaimana yang diajarkan oleh leluhur kami manusia Toraja sendiri: "Lobo'ko ammu kasalle, manarangko ammu kinaya, bidako ammu barani. Langngan-langngan oi sangbara'mu membulean pole' oko. Ammu tang disirantean, tenko to pasareongan".( baca selengkapnya testimoni Romo berikut di bawah.... 💖👇👇 )
https://katolik.yahoonta.com/2021/01/romo-yans-sulo-berguru-kebajikan-dan.html ]
Jokowi, sebuah nama yang lagi menjadi perbincangan seantero dunia. Nama yang seolah-olah mengakar dalam kedamaian di hati rakyat negeri ini. Nama yang tidak angker dan sekeramat nama-nama para penguasa yang lain di muka bumi, namun karya-karyanya mewarnai seluruh sudut nusantara. Namun aku tidak ingin berguru soal nama, pun pula tidak soal karya-karyanya. Tetapi aku ingin berguru daripadanya soal kebajikan dan kebijaksanaannya.
Ia dicacimaki namun tidak merasa sakit.
Dihina namun tidak merasa hina dan marah.  Difitnah namun tetap tersenyum.
Direndahkan namun semakin bersinar bagaikan bintang kejora.
Di"kafir"kan namun semakin beriman.
Dibenci namun semakin dicintai.

Aku sungguh-sungguh kagum kepadanya. Dalam hati aku bertanya, mahaguru seperti apakah yang telah mendidiknya bisa "hadir" seolah-olah seorang nabi.
Aku sungguh-sungguh kagum kepadanya. Dan sekali lagi dalam hati bertanya,  rahim seperti apakah yang telah mengandungnya sehingga dia bisa "lahir" bagaikan manusia ajaib, yang sanggup membalas cacian dengan pujian, membalas hinaan dengan doa sucinya, membalas fitnahan dengan canda tawanya.
Sungguh,  aku sungguh-sungguh kagum kepada pribadinya yang agung dalam kesederhanaan. Dia yang tidak larut dalam pujian ketika disanjung, dan tetap tegar penuh semangat bekerja ketika direndahkan. Kagum kepadanya bagaimana ia memilah dan memilih para menterinya yang sungguh-sungguh memiliki hati untuk bangsa ini, dan tidak segan-segan memecat para pecundang bangsanya saat mulai menunjukkan tanda-tanda tidak becus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Aku lalu berpikir, mungkinkah sosok seperti dia itukah yang disebut sebagai manusia yang sungguh selesai dengan persoalan dirinya, yang tidak lagi berfikir tentang dirinya ketika orang justru ramai-ramai mendiskreditkannya?
Mungkinkah sosok seperti dia itukah yang disebut sebagai manusia yang tidak sibuk dengan pujian dan hinaan karena di benaknya hanya ada pengabdian diri yang total?
Mungkinkah sosok seperti dia itukah yang disebut sebagai manusia bijak nan arif yang tidak pusing dengan segala label negatif yang dituduhkan atasnya?
Aku pun lalu berfikir, apakah orang-orang yang menghina dan membenci orang bersih yang setulus dan sesuci dia ini tidak akan terlempar ke tubir lembah kekwalatan dan kedurhakaan seperti "keyakinan kuno"  agama-agama suku di negeri ini sebelum agama-agama dari luar sana hadir di nusantara? 

"Tuan presiden" (izinkan aku menyapa bapak dengan sapaan "tuan presiden"), tolong ajarkan kepadaku rahasia di balik "keunikan" pribadimu yang penuh misteri itu.
Ajarkanlah kepadaku rahasia tersenyum penuh keramahan ketika difitnah dan dihina. Ajarkanlah rahasia mendoakan ketika dicacimaki.
Ajarkanlah kepadaku rahasia mengampuni ketika disakiti.
Ajarkanlah kepadaku rahasia mencintai ketika dibenci.
Ajarkanlah kepadaku rahasia memuji ketika dicela.
Ajarkanlah kepadaku rahasia memikirkan orang lain ketika orang lain sibuk memikirkan dirinya sendiri.
Ajarkanlah kepadaku mencipta hati dan budi yang suci walau diteriaki peka-i.
Ajarkanlah k epadaku bagaimana b erdoa siang dan malam untuk bangsa ini dan bagi mereka yang hendak menjadikannya negeri sapi perahan.
Ajarkanlah kepadaku untuk mengambil rupa rakyat biasa ketika jabatan penting berada di pundakku. Karena engkau yang walaupun orang nomor satu di negeri ini rela mengambil rupa dan hidup seperti kami rakyatmu. Duduk, makan,  dan tidur di bawah tenda darurat. Engkau sungguh-sungguh berhati mulia dalam kesahajaanmu. Engkau yang yang tidak pernah memikirkan kejahatan dan kehancuran bangsa ini sedetikpun dalam hidupmu.

Akupun ingin memiliki cinta yang membara untuk bangsa ini seperti cinta yang tuan presiden berikan untuk negeri ini.
Akupun ingin bekerja untuk anak-anak bangsa dalam tugasku yang penuh cinta kasih seperti tuan presiden bekerja dalam tugasmu yang penuh cinta kasih.
Akupun ingin tersenyum tanpa dendam kepada orang-orang yang mencacimaki diriku seperti tuan presiden tersenyum tanpa dendam kepada mereka yang membencimu.
Akupun ingin membawa dalam doa suciku nama-nama mereka yang membenciku di hadirat Allah yang mahabesar seperti tuan presiden menyebut nama-nama mereka yang tidak mengakui karya-karyamu.
Akupun ingin memikirkan orang lain ketika orang lain sibuk memikirkan dirinya sendiri seperti yang tuan presiden buat untuk negeri ini.
Akupun ingin hidup untuk memberi dan bukan untuk diberi seperti yang tuan presiden buat untuk negeri ini.

Tuan presiden, Bapak Jokowidodo, izinkan aku belajar kebajikan dan kebijaksanaan darimu walau sudah pasti engkau akan keberatan kusebut sebagai orang bijaksan nan arif.
Tetaplah memancarkan pesona kebajikan dan kebijaksanaanmu bagi negeri ini dan bagi dunia.
Biarkanlah doa-doa sucimu dan doa-doa rakyatmu yang setia menfuatkanmu selalu untuk tetap tersenyum bagi kaum sebangsamu sendiri yang mencacimu,  menghinamu,  menfitnahmu, dan merendahkanmu.
Biarkanlah kesahajaan dan kesederhanaanmu memancar dalam keagungan bangsa ini.
Biarkanlah kerendahan hatimu menyejukkan hati yang beku karena keserakahan harta dan kuasa.
Biarkanlah cinta abadimu untuk negeri ini terukir indah dalam karya-karyamu dari Sabang sampai Merauke.
Dan biarkanlah aku tetap berguru kebajikan dan kebijaksanaanmu, Karena engkau sungguh-sungguh seorang manusia yang penuh kebajikan dan kebijaksanaan titisan nusantara jaya. Bapak Jokowidodo, terima kasih telah "hadir" bagiku sebagai sosok teladan dalam kebijaksanaan dan guru dalam kehidupan bersama. Semoga umurmu panjang dan sehat selalu. Doaku menyertaimu selalu wahai presiden kami dan guru shopie-ku. *

Makale - Tana Toraja,  Medio Sept' 2018
R. D. Yans Sulo Paganna'.
(Penulis: Toraya Tondokku Nusantara Negeriku)

Sunday, April 19, 2020

AMAZING - Kurniawan : Skeptis, Islam, Agnostik, Atheis, Maybe Yes,Maybe No


Cerita Menarik Dari Kisah :
AMAZING - Kurniawan : Skeptis, Islam, Agnostik, Atheis, Maybe Yes,Maybe No
[https://cp135.blogspot.com/2020/04/amazing-kurniawan-skeptis-islam.html]

Monday, March 25, 2013

Paus Francis Terpilih, Awan Malaikat Muncul di Florida

Awan ini menjadi heboh karena muncul satu jam setelah Vatikan mengumumkan Jorge Mario Bergoglio diangkat menjadi Paus Fransiskus.

TEMPO.CO, Florida - Sebuah awan berwarna jingga muncul di langit Florida Royal Beach, Amerika Serikat, beberapa jam setelah Jorge Mario Bergoglio muncul di muka publik Vatikan. Awan itu menjadi perhatian penduduk Florida karena bentuknya yang tak biasa, mirip dengan melaikat bersayap yang tengah meluncur ke atas langit.

Penampakan awan mirip malaikat itu diabadikan channel berita WPTV yang langsung mengunggahnya ke laman Facebook mereka. Dalam sekejap, berita itu telah menjalar ke pelbagai belahan dunia, seperti virus. (Lihat Foto Awan Berbentuk Malaikat Tampak Setelah Paus Baru Terpilih)

"Banyak orang yang menganggap penampakan itu sebagai wujud syukur atas terpilihnya Bergoglio," tulis Huffington Post, Kamis, 14 Maret 2013.

Sebelumnya juga pernah terjadi pemandangan yang unik, ketika Paus Benediktus XVI memutuskan untuk mundur dari jabatannya, cuaca di Vatikan yang tadinya cerah menjadi mendung dan tiba-tiba petir menyambar kubah St. Peter Basilika. Kini setelah Paus Fransiskus resmi terpilih, terlihat awan berwarna merah muda menyerupai malaikat, tampak di langit Florida, negara bagian yang terletak di sebelah tenggara AS.

Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2013/03/15/117467221/Awan-Malaikat-Wujud-Syukur-Bergoglio-Jadi-Paus

Kejadian sebelumnya, Petir menyambar Vatikan usai Paus Benediktus XVI nyatakan mundur
 

Friday, March 15, 2013

Wow! Paus Terpilih Hanya Punya Satu Paru-Paru


PAUS terpilih Jose Mario Bergoglio (Paus Fransiskus I), ternyata memiliki kondisi kesehatan yang unik. Karena infeksi yang terjadi saat remaja, Paus Fransiskus hanya memiliki satu buah paru-paru.

Meskipun tidak banyak yang memiliki kondisi satu paru-paru, seperti yang dialami Paus Fransikus I, para ahli mengatakan, kondisi ini tidak menjadi masalah kesehatan yang signifikan bagi Paus terpilih tersebut.

Paus Fransiskus yang berusia 76 tahun, mengangkat salah satu paru-parunya untuk mengobati infeksi saat dirinya masih seorang remaja. Pada masa itu, lebih umum untuk mengangkat paru-paru untuk mengobati infeksi akibat tuberkulosis karena antibiotik tidak banyak digunakan, demikian yang dilansir Foxnews.

�Bahkan saat ini, komplikasi pneumonia dan batuk rejan kadang-kadang diobati dengan pengangkatan paru-paru, seperti juga beberapa kasus kanker paru-paru lain,� ungkap Dr Len Horovitz, pulmonologist di Lenox Hill Hospital di New York City.

Ketika salah satu paru-paru diangkat, paru-paru yang tersisa akan mengembang untuk mengambil beberapa ruang ekstra. Hidup dengan satu paru-paru biasanya tidak mempengaruhi tugas-tugas sehari-hari atau harapan hidup. �Meskipun begitu, orang dengan satu paru-paru tidak akan dapat melaksanakan tugas yang terlalu berat layaknya orang yang sehat dengan dua paru-paru,� kata Horovitz.

Namun, orang yang lebih tua dengan satu paru-paru bisa berada pada peningkatan risiko komplikasi, seperti pneumonia atau infeksi pernapasan lain.

Saturday, February 16, 2013

Mohon Doa! Krisis Iman di Eropa


Krisis Iman Kristen di Eropa yang sejatinya adalah mayoritas negara-negara Kristen (historically) sudah semakin tampak. Identitas ke-Kristen-an mereka semakin pupus. Keterbukaan dan sikap toleransi orang-orang Eropa membuat mereka sedikit terlena, karena budaya dari luar yang masuk seiring bertambahnya imigran dari negara-negara Timur Tengah lebih dominan tampak di permukaan, sehingga budaya asli orang Eropa semakin tenggelam.

Demikian juga dengan iman kristiani mereka juga mulai tergerus pupus dan bahkan mulai sirna. Banyak orang-orang Eropa sekarang tidak mengenal identitas asli mereka, gereja kosong melompong, mereka cenderung berduyun duyun murtad ke iman yang lain, dan meninggalkan iman Kristen mereka. Gereja-gereja banyak dijual, dijadikan kafe, hotel, supermarket, diskotik dan bahkan sekarang menjadi tempat ibadah imigran (masjid).

Kejadian ini berbanding terbalik dengan yang terjadi di benua Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Dimana di wilayah itu, gereja dan iman kristiani berkembang cukup pesat. Lalu mengapa di Eropa sendiri yang mayoritas Kristen justru mengalami kemrosotan iman? 

Satu penyebabnya adalah persentasi orang Eropa yang beragama Kristen turun drastis, dari 95 persen tahun 1910 menjadi 76 persen tahun 2010. Namun, di tempat lain persentasi ini menunjukkan kenaikan yang tajam. Selama abad ini, jumlah umat Kristiani di kawasan Asia-Pasifik tumbuh dari tiga persen menjadi tujuh persen. Peningkatan jumlah umat Kristiani malah lebih dramatis lagi di Benua Afrika. Satu abad lalu, sembilan persen orang di wilayah itu adalah umat Kristiani, saat ini jumlah tersebut meningkat menjadi 63 persen.

Fenomena penurunan dan pertumbuhan tersebut terjadi di semua gereja, termasuk Katolik. Selama ini Gereja Katolik yang merupakan komunitas kristiani terbesar mengalami penurunan di Eropa, sedangkan di Afrika, Amerika dan Asia-Pasifik mengalami kenaikan drastis.

Paus Benediktus telah menetapkan sinode para uskup pada Oktober mendatang tentang Evangelisasi Baru bagi Penyebaran Iman Kristiani.�  Asumsi penetapan sinode dan �Tahun Iman� adalah bahwa misi Gereja sedang goyah, dan memang sedang goyah jika titik acuannya adalah Eropa. Akan tetapi, Gereja bertumbuh dan berkembang pesat di luar benua itu. Kemungkinan suatu saat nanti bisa saja terjadi negara di Asia-Pasifik atau Afrika akan mengirimkan misionaris-misionaris mereka untuk menginjili Tanah Eropa.

Sampai sedemikian ludeskah merosotnya budaya dan iman kristiani di Eropa? Kita harus ingat bahwa Tahta Suci Vatikan juga berada di Eropa. Apakah mungkin juga nasib Vatikan akan sama terjadi seperti itu? Kita yang masih punya iman kristiani sangat prihatin dan bimbang dengan hal ini. Kalau sampai hal ini terjadi dengan Tahta Suci Vatikan, apakah masih relevan kata kata Yesus : "Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya." (Matius 16:18)

Gagal melakukan itu, pada akhirnya Vatikan dan Katolik Eropa akan menjadi seperti kebanyakan gereja tua di Eropa, menjadi tempat tujuan bagi wisatawan Asia dan lainnya yang hidup kekristenannya tidak banyak bergantung pada Vatikan.

Mari Kita renungkan dan doakan Vatikan agar tetap menjadi Tahta Suci, pusat pemerintahan dan kontrol kedamaian dunia. Mari kita berdoa untuk Eropa yang sedang mengalami krisis iman agar segera dipulihkan dan kembali mengirimkan misionaris-misionaris untuk negara lain. 

"Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir." (Matius 20:16)

Pray and save for Vatican

Thursday, February 14, 2013

Apakah Paus adalah Antikris? Paus Melegalkan Homoseksual?

Saya mendapat pesan yang isinya berbunyi seperti ini :

Selamat sore, sy hanya ingin mengabarkan bahwa Solo ada gereja protestan GBI yg dalam kotbahnya menjelek2kan vatikan saya baca disms hp seorang teman, katanya dlm kotbah di GBI keluarga Allah menyatakan bahwa vatikan itu merupakan salah satu antikris, termasuk pausnya yg ktnya melegalkan homosexual. Apakah itu benar? Trm ksh atas pencerahannya.

======

Berikut screenshot dari isi pesan tersebut (nama pengirim dihilangkan) :

 GBI Keluarga Allah Solo
GBI Keluarga Allah Solo (Eksterior)
GBI Keluarga Allah Solo (Interior)

Terlepas dari isi pesan tersebut benar atau tidak, saya belum melakukan konfirmasi secara langsung pada GBI Keluarga Allah, tetapi saya berharap jika pesan tersebut tidaklah benar. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan supaya tidak ada salah pengertian.


1. GBI keluarga Allah menyatakan bahwa vatikan itu merupakan salah satu antikris

Ini adalah tuduhan yang tidak berdasar, karena definisi antikristus menurut Kitab Suci adalah mereka yang menentang Kristus/ Mesias:
  • �Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. �.. Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.� (1 Yoh 2:18, 22)
  • ��dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.� (1 Yoh 4:3)
  • �Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.� (2 Yoh 1:7)
Jika seseorang dengan jujur membaca teks ini, maka ia akan mengetahui bahwa Paus bukanlah antikristus, karena justru Paus tidak pernah menyangkal Kristus, tidak pernah tidak mengakui Kristus, tidak pernah tidak mengakui bahwa Yesus telah datang sebagai manusia. Malahan ajaran Paus sungguh berpusat pada Kristus dan bahwa Kristus telah menjelma menjadi manusia melalui Bunda Maria yang dipilih Allah untuk melahirkan Dia.

Jadi tuduhan bahwa paus adalah antikristus sangatlah tidak Alkitabiah. Sebab Kitab Suci juga tidak pernah menuliskan demikian, ini hanya interpretasi pribadi orang yang menuduh.


2. termasuk pausnya yg ktnya melegalkan homosexual

Gereja Katolik sangat menentang perkawinan homoseksual. Tidak pernah sekalipun paus melegalkan perkawinan homoseksual apapun alasannya. Katekismus Gereja Katolik mendefinisikan homoseksualitas sebagai berikut:
  • KGK 2357    Homoseksualitas adalah hubungan antara para pria atau wanita, yang merasa diri tertarik dalam hubungan seksual, semata-mata atau terutama, kepada orang sejenis kelamin. Homoseksualitas muncul dalam berbagai waktu dan kebudayaan dalam bentuk yang sangat bervariasi. Asal-usul psikisnya masih belum jelas sama sekali. Berdasarkan Kitab Suci yang melukiskannya sebagai penyelewengan besarBdk.Kej 19:1-29; Rm 1:24-27; 1 Kor 6:10; 1 Tim 1:10., tradisi Gereja selalu menjelaskan, bahwa �perbuatan homoseksual itu tidak baik� (CDF, Perny. �Persona humana� 8). Perbuatan itu melawan hukum kodrat, karena kelanjutan kehidupan tidak mungkin terjadi waktu persetubuhan. Perbuatan itu tidak berasal dari satu kebutuhan benar untuk saling melengkapi secara afektif dan seksual. Bagaimanapun perbuatan itu tidak dapat dibenarkan.
Gereja Katolik tidak menolak para gay dan lesbian, namun tidak membenarkan perbuatan mereka; melainkan mengarahkan mereka untuk hidup sesuai dengan perintah Tuhan untuk menerapkan kemurnian/ chastity. Maka di sini perlu dibedakan akan perbuatan/ dosa homoseksual dan orangnya. Dosa/ praktek homoseksual perlu kita tolak karena merupakan dosa berat yang melanggar kemurnian, namun manusianya tetap harus dihormati dan dikasihi. Walaupun demikian, Gereja tetap memegang bahwa kecenderungan homoseksual adalah menyimpang.(berdasarkan Congregation for the Doctrine of Faith yang dikeluarkan tgl 3 Juni 2003 mengenai, Considerations regarding Proposals to give legal recognition to unions between Homosexual Persons, 4).

In Spiritu Domini

Monday, December 3, 2012

Penampakan Bunda Maria Hebohkan Malaysia

Penampakan Bunda Maria di jendela RS Sime Darby

Sosok menyerupai Bunda Maria muncul di sebuah jendela di Rumah Sakit Sime Darby, di Kota Subang Jaya, Negara Bagian Selangor, Malaysia. Alhasil, gambar terletak di lantai tujuh itu langsung menghebohkan umat Katolik di negara jiran itu sejak dua hari lalu.

Situs emirates247.com melaporkan, Senin (12/11), gambar Bunda Maria itu langsung menyebar di kalangan umat Kristen setempat melalui media sosial Facebook. Sejumlah orang langsung memadati rumah sakit untuk melihat secara langsung.

Bahkan, mereka yang menginap menyebut telah melihat sosok seperti Yesus tidak jauh dari penampakan Bunda Maria. Mereka melihat Yesus selang dua jendela di sebelah Bunda Maria.

Umat Katolik berduyun-duyun datang memadati lokasi penampakan Bunda Maria

Ibu rumah tangga tinggal tidak jauh dari situ, Eunice Fernandez, percaya Bunda Maria mencoba mengirim pesan kepada semua orang. Ini lantaran gambar Bunda Maria seperti melihat ke arah bawah dan bendera Malaysia. "Kita juga melihat Yesus dan seperti bergerak. Keduanya tidak diam," ujar Fernandez. Perempuan 54 tahun ini membantah penampakan Bunda Maria itu tipuan belaka.

Kurang lebih seratus umat Katolik menginap di sekitar rumah sakit sambil menyalakan lilin, menyanyikan lagu pujian, dan berdoa. Beberapa bus pelancong terlihat memacetkan jalan menuju rumah sakit. Tidak hanya warga Malaysia, beberapa orang di antaranya berasal dari Singapura. Mereka datang untuk melihat gambar dipercaya sebagai mukjizat itu.

Rumah sakit yang terletak di Kota Subang Jaya, negara bagian Selangor, Malaysia ini, dikunjungi sejumlah wisatawan yang memadati wilayah RS hingga menimbulkan kemacetan. Menurut Simon Labrooy, imam terdekat di Paroki St Thomas More Subang Jaya, panel kaca jendela akan dipindahkan ke Gereja Maria Our Lady of Lourdes di Klang, Malaysia, agar umat dapat berdoa lebih kondusif. Demikian dilansir The Sun, Rabu, (14/11/2012).
Panel Kaca Jendela dipindahkan ke Gereja Maria Our Lady of Lourdes di Klang, Malaysia

Redaktur majalah mingguan Katolik asal Malaysia, the Herald, Lawrence Andrew, mengatakan gereja akan meneliti keaslian gambar dan memeriksa saksi. "Bisa saja ini wahyu. Tapi memang harus dipastikan lebih dulu apakah gambar ini buatan atau benar-benar Bunda Maria," katanya.

Rumah sakit yang terletak di Kota Subang Jaya, negara bagian Selangor, Malaysia ini, dikunjungi sejumlah wisatawan yang memadati wilayah RS hingga menimbulkan kemacetan. Menurut Simon Labrooy, imam terdekat di Paroki St Thomas More Subang Jaya, panel kaca jendela akan dipindahkan ke Gereja Maria Our Lady of Lourdes di Klang, Malaysia, agar umat dapat berdoa lebih kondusif. Demikian dilansir The Sun, Rabu, (14/11/2012).

Lebih lanjut klik: http://www.kabargereja.tk/2012/11/fenomena-menarik-penampakan-sosok-mirip.html
Copyright � 2011 TimPPGI di KabarGereja
Rumah sakit yang terletak di Kota Subang Jaya, negara bagian Selangor, Malaysia ini, dikunjungi sejumlah wisatawan yang memadati wilayah RS hingga menimbulkan kemacetan. Menurut Simon Labrooy, imam terdekat di Paroki St Thomas More Subang Jaya, panel kaca jendela akan dipindahkan ke Gereja Maria Our Lady of Lourdes di Klang, Malaysia, agar umat dapat berdoa lebih kondusif. Demikian dilansir The Sun, Rabu, (14/11/2012).

Lebih lanjut klik: http://www.kabargereja.tk/2012/11/fenomena-menarik-penampakan-sosok-mirip.html
Copyright � 2011 TimPPGI di KabarGereja

Monday, November 26, 2012

Angelina Sondakh Dikabarkan kembali Memeluk Agama Kristen


FEMME - Pemberitaan tentang Angelina Sondakh rasanya tidak pernah sepi. Saat ini Angie yang mendekam di penjara wanita Pondok Bambu, sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap senilai Rp 12,5 miliar dan US$ 2,3 juta dalam pembahasan proyek perguruan tinggi di Kemendiknas dan sarana olahraga di Kemenpora tahun anggaran 2010. Nah, di saat kasusnya terus bergulir, Angie dikabarkan kembali ke keyakinan lamanya yakni Kristen Protestan. Bahkan sang anak pun mengikuti keyakinan Angie. Benarkah Angie yang saat akan menikah dengan Aim Adjie Massaid menjadi muslim, kembali ke kepercayaan lamanya?

Angie masih menjadi magnet pemberitaan. Kehidupan mantan Puteri Indonesia ini tidak pernah sepi dari persoalan. Pasca meninggalnya sang suami Alm. Adjie Massaid, masalah beruntun menerpanya. Mulai dari dugaan korupsi pembahasan proyek perguruan tinggi di Kemendiknas dan sarana olahraga di Kemenpora tahun anggaran 2010. Bahkan karena kasus tersebut, Angie kini mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Pasca-penahanannya, ia harus terpisah dengan buah hatinya Keanu Jabbar Massaid.

Tidak itu saja, hubungannya dengan kekasihnya Kompol Brotoseno berada di ujung tanduk Setelah dikabarkan menikah siri, lalu diberitakan hamil, kini hubungan keduanya agak �menjauh�.

Di luar berbagai isu yang telah mencuat, beberapa waktu lalu Femme mendapat info bahwa Angie telah kembali ke agama asalnya yakni Kristen Protestan. Tidak itu saja, bahkan Keanu Jabar Massaid, buah cintanya dengan Aim. Adjie Massaid yang saat ini diasuh oleh orangtua Angie mengikuti keyakinan yang dianut kakek-neneknya tersebut. Benarkah?

Seperti diketahui, sebelum menikah dengan Aim Adjie, Angie yang asli dari Manado, Sulawesi Utara adalah penganut Nasrani yang taat, demikian juga dengan keluarga besarnya. Itulah sebabnya ayah Angie yang juga mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof Dr LW Sondakh MEc, sangat tidak menyetujui putrinya berhubungan dengan Adjie, apalagi bila harus pindah agama. Namun, Angie yang telah berpacaran dengan Adjie selama empat tahun dengan alasan ingin membantu anak-anak Adjie belajar, diam-diam terus belajar agama Islam pada seorang ustad yang bernama Ustad Abu Bakar sejak Agustus 2008.

Setelah menjadi muslim, dan mendapat hadiah tasbih emas dari Adjie, Angie pun menikah siri dengan Adjie pada September 2008. Lalu pada 29 April 2009, Angie dan Adjie pun melangsungkan pernikahannya secara hukum Negara. Dan, dari pernikahan tersebut lahirlah anak laki-laki mereka, Keanu Jabar Massaid.

Saat Adjie meninggal pada 5 Februari 2012, mulai berembus kabar bahwa Angie akan kembali memeluk agama Kristen Protestan. Tetapi pada waktu itu dibantah oleh Angie.

Benarkan Angie telah mantap menjadi seorang muslimah? �Insya Allah saya juga tidak mau memaksakan, jadi betul-betul prosesnya enak. Kita ibadah, yang penting hatinya itu bagus.Kalau ada orang yang tidak disukai, ya tidak usah dibawa ke hati, karena membalas itu urusan Allah bukan manusia. Urusan manusia, rendah hati, ibadah yang benar,� ungkap Angie beberapa hari pasca Adjie meninggal. Bahkan Angie mengatakan ada beberapa hal yang menguatkannya untuk tetap memeluk Islam. �Saya melihat Mas Adjie yang ringan tangan, suka membantu orang, tapi juga tidak yang fanatik, sebaliknya sangat moderat. Melihat tingkah Mas Adjie yang tulus membuat saya mantap menjadi muslimah,� tambah Angie waktu itu.

Pindah Agama? Namun, belum lama ini ada informasi lagi ke redaksi Femme yang mengabarkan bahwa, Angie ingin kembali memeluk agama Kristen. �Angie ingin kembali menjadi Nasrani, tapi dia sudah kadung malu, karena �sok Islam�. Bukti Angie ingin kembali ke kepercayaan lamanya, lanjut sumber tersebut, �terlihat beberapa pendeta sering mengunjungi dan berdoa untuk Angie di Rutan Pondok Bambu. Bahkan dalam suatu pertemuan di Rutan, Angie mengingatkan � agar para pendeta jangan berdoa dan bernyanyi dengan keras karena bisa menimbulkan kecurigaan dari orang lain serta bisa terlihat oleh CCTV di Rutan. �Selain Angie, anaknya Keanu sudah diajarkan tentang ajaran Kristen oleh Opa dan Omanya,� ujar sumber meyakinkan.

Untuk mengonfirmasi hal tersebut, Femme (8/11) menuju ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kuningan, Jakarta Selatan.

Hari itu, dijadwalkan Angie akan mengikuti lanjutan sidang tentang dugaan menerima suap dalam pembahasan proyek perguruan tinggi di Kemendiknas dan sarana olahraga di Kemenpora tahun anggaran 2010.

Kira-kira pukul 09.30, Angie turun dari mobil tahanan. Ia ditemani ayahnya, Prof Lucky Sondakh. Hari itu, Angie tampil outstanding dengan kemeja tangan panjang warria putih bahan sifon yang dilapisi dengan kemeja tahanan KPK warna senada, lalu dipadu dengan celana panjang bahan Warna hitam, sepatu high heels 12 cm, dan rambut panjangnya digerai serta tas warna hitam. Sapuan make up tipis terlihat di wajahnya serta lipstik merah khas Angie. Saat ditanya tentang kabarnya, ia hanya menjawab dengan tersenyum.

Setiba di Tipikor, Angie langsung menuju lantai satu, menunggu persidangan dimulai. Di ruang tunggu, ia bercerita dengan ayahnya, pengacaranya Nasrullah, dan adik perempuan. Bahkan beberapa kali terlihat, Angie meminta diambil foto bersama dengan ayahnya.

Saat menunggu sidang dimulai, Femme menghampiri Angie. Femme mengon-firmasi, apakah benar ia akan kembali memeluk agama Kristen dan akan diikuti oleh Keanu, anaknya. Dengan santai dan tersenyum kecil, Angie menjawab. �Kalau Keanu, silakan tanya Opa-Omanya, saya nggak mau berstatement apapun. Sudah cukup saya difitnah, dari hamil, sekarang pindah agama. Subhanallah, astagfirullahal�adzim. Itu nggak benar. Pesan saya, bagi orang-orang yang memfitnah saya, bertobatlah,� ungkap Angie lugas.

Sedangkan Prof Lucky Sondakh, ayah Angie yang ditemui pasca-persidangan tidak mau berkomentar banyak tentang hal itu. �Keanu bukan anak kita, ia hanya cucu yang kami rawat. No comment, kita serahkan ke Tuhan saja tentang hal itu,� ungkap pria paruh baya yang hari itu tampil rapi dengan kemeja lengan panjang putih motif kotak-kotak biru yang dipadu dengan celana bahan warna biru dongker.

Sementara itu, mengomentari seringnya Angie dikunjungi para pendeta dan mendoakannya, Lucky mempunyai jawaban tentang hal itu. �Semua datang, kayak kiai atau pun pendeta, semua yang mau doakan dia, welcome kok. Itu pendeta dari Manado, semua mendoakan, di mana-mana dukung Angie dalam doa. Kita harus siap dengan keadaan terburuk. Kita cuma minta pertolongan satu satunya dari Tuhan yang Maha Esa,� jawabnya diplomatis.

Beberapa kali Femme mengunjungi Rutan Pondok Bambu untuk mendapatkan komentar dari ibunda Angie tentang Keanu yang telah diajarkan doa secara Kristen. Sayang dalam pekan-pekan ini, omanya Keanu sedang berada di Manado.

Sementara itu, beberapa petugas di Lapas Rutan Pondok Bambu yang ditemui Femme mengatakan mereka jarang melihat Angie salat. Namun, mengenai kabar bahwa Angie kembali ke agama Kristen, mereka tidak mengetahuinya. �Wah, saya nggak tahu tentang hal itu,� ujar pria tersebut dengan wajah yang khawatir.

Sedangkan Kompol Brotoseno yang ditemui Femme (6/11), setelah selesai menjenguk Angie kira-kira pukul 17.10 WIB, tidak mau berkomentar apapun tentang kabar Angie kembali memeluk agama Kristen Protestan. Broto yang hari itu menggunakan kemeja biru tangan panjang yang digulung hingga ke lengan, dan celana bahan warna biru dongker, berjalan cepat keluar dari Rutan menuju tempat parkir mobilnya. Saat ditanya tentang hal itu, Broto hanya mengangkattangan dan tersenyum pada Femme.

Monday, May 14, 2012

Seminar Hidup Baru Dalam Roh Kudus

 

APA ITU SHDR ? 

Seminar Hidup Dalam Roh Kudus (SHDR) merupakan satu seminar awal untuk mengantarkan para peserta kepada pengalaman pribadi akan kehidupan Kristiani yang sejati menurut Yesus Kristus. Sering diistilahkan dengan Retret Awal. Peserta akan dipersiapkan untuk mengalami kabar baik , membuka pintu hati terhadap Roh Kudus , disadarkan bahwa Tuhan itu sangat baik, anugerah dari Tuhan itu luar biasa. Di SHDR ini akan diajarkan kebenaran-kebenaran pokok Injil. Dan akan ada 8 tema pengajaran. Setiap peserta akan dibagi kedalam kelompok-kelompok kecil. Setiap selesai satu sesi pengajaran akan dilanjutkan dengan doa bersama, sharing dalam kelompok untuk menceritakan kebaikan Tuhan dalam pengalaman hidup pribadi sesuai dengan tema yang dibahas. Pada sesi pertobatan ada sakramen tobat oleh beberapa orang romo dan juga tersedia beberapa konselor bagi mereka yang membutuhkan konseling. Pada sesi pencurahan akan diadakan pengulangan janji baptis oleh romo. Masing-masing peserta akan mendapatkan pengalaman batin yang indah bersama Tuhan dan sesudah itu biasanya peserta berduyun-duyun memberi kesaksian akan pengalaman tersebut. Setelah ikut seminar ini , banyak sekali pribadi yang berubah, mengalami "kehadiran ROH KUDUS" secara baru dalam kehidupan mereka, sehingga terjadi perubahan hidup yang drastis. Dari kehidupan yang jauh dari Tuhan, acuh tak acuh terhadap Ekaristi, hidup dalam kedosaan , berubah menjadi orang yang haus berkomunikasi dengan Tuhan, haus akan EKARISTI, haus akan firman Tuhan. Relasi Keluarga yang penuh kebencian berubah menjadi keluarga harmonis.

 

SHDR PULIHKAN RELASI SUAMI ISTRI

Saya mengenal agama Katholik sejak saya masuk sekolah Katholik , dari bangku TK sampai SMU, latar belakang orang tua adalah dari non Katholik. Dibaptis tahun 1995, bersama mantan pacar yang sekarang menjadi suami.  Tahun 2002 kami menikah, banyak hal-hal kecil yang kami berdua perlu sesuaikan satu sama lain, walau sudah berpacaran 10 tahun. Sikap egois, kurang bisa memahami, mengalah, memaafkan dan mengampuni, menjadi pangkal utama pertengkaran demi pertengkaran.  Saya tidak mengimani ajaran Katholik dengan baik dan benar, dan banyak pelanggaran yang saya lakukan. Saya sering marah dan memaksakan kehendak saya sendiri, begitu juga suami, yang belakangan mulai meninggalkan gereja dan beralih ke klenteng.  Juga menghadapi masalah dalam usaha kami , kami mulai sering mencari solusi lewat paranormal. Pada saat puncak masalah dengan suami yang begitu besar , Saya mendengar saran dari tetangga saya, untuk ikut SHDR di PDKK MKK, karena sebelumnya beliau sudah terlebih dulu ikut. Saat itu saya ceritakan ke suami saya, dan dia bersedia ikut. Niat saya hanya ingin mendapat pemulihan dari Tuhan. Saya ingin merasakan damai, saya ingin merasakan suatu hari nanti Tuhan sendiri yang akan memberikan jawaban terbaik buat masalah kami berdua, karena saya tidak tahu lagi dimana harus mencari kebenaran dan kedamaian. . Baru pertama kali di SHDR ini saya mendengar bagaimana firman Tuhan dalam Alkitab itu diajarkan dengan gaya yang berbeda. Saya baru mengerti bahwa Roh Kudus itu nyata hadir dan mampu menuntun hidup kita. Bayangan Tuhan Allah yang dulunya serasa jauh dari hidup kita dan sulit dijangkau, ternyata tidak demikian. Selesai ikut SHDR ini pemulihan terjadi. Relasi suami istri menjadi baik kembali, kami berdua menjadi lebih pengertian satu sama lain, berani saling meminta maaf dan mau memaafkan, serta lebih bersabar.Senang sekali ikut SHDR ini, berbunga-bunga, seperti layaknya anak kecil yang mendapat barang kesukaannya, mungkin itulah gambaran yang dapat saya berikan. (sharing Angela Merici Yuni peserta SHDR 2011)


SHDR MEMBUAT IMAN SAYA BERTUMBUH PESAT

Semenjak masih remaja saya sering ikut ibu saya ke acara Persekutuan Doa. Namun kesibukan kuliah, bekerja dan membangun keluarga membuat saya absen ke PD dalam waktu cukup lama. Rupanya Tuhan rindu saya kembali. Dimulai pada tahun 2010 anak sulung saya mengikuti persiapan komuni pertama, sehingga sayapun jadi lebih rajin ke gereja dan mulai lagi pergi ke PD. Kemudian di tahun 2011 saya mengalami banyak pencobaan berat dan mulai mencari-cari suatu pegangan hidup. Di saat itulah saya membaca flyer Seminar Hidup dalam Roh Kudus (SHDR). Ini pasti undangan dari Tuhan, karena setelah itu berkali-kali saya ditawari untuk ikut SHDR, bukan saja tawaran secara fisik, bahkan dalam benak sayapun sering terlintas akan undangan tsb. Maka ikutlah saya dalam seminar tsb. Lebih dari 25 tahun saya rindu mengalami pencurahan Roh Kudus dan kali ini saya benar-benar mengalaminya! Saya mendapat karunia bahasa Roh, sungguh suatu pengalaman pribadi yang intim dengan Tuhan, tak dapat saya lukiskan dengan kata-kata! Sesudah peristiwa itu, kerinduan saya untuk mengenalNya menjadi lebih berkobar-kobar. Saya kembali rajin datang ke PDKK MKK, bahkan saya mengikuti seminar dan kursus lanjutan lainnya. Tahun 2011 merupakan tahun reformasi dalam kehidupan iman saya. Banyak hal-hal negatif dalam diri saya Tuhan ubahkan setelah ikut seminar ini. Saya menjadi lebih sabar dan lebih khusuk saat Misa Kudus. Dukungan dari teman-teman dan ketua kelompok dalam SHDR sungguh berarti bagi saya, karena saya tidak merasa sendirian. Sungguh SHDR membuat iman saya bertumbuh pesat !! (sharing Luciana Winny peserta SHDR 2011)

SHDR MEMBUAT BEBAN YANG SAYA PIKUL HILANG

Sebenarnya saya ikut SHDR tahun ini hanya untuk menemani suamiku yang baru pertama kali ikut SHDR, saya sendiri sebenarnya sudah pernah mengikuti nya tetapi karena selama ini selalu membawa beban sebagai anak pewarta yang hebat (papi dan mamiku seorang pewarta dan pendoa yang lumayan terkenal di kalangan karismatik). Selama remaja sampai dengan menikah ini saya termasuk yang suka memberontak baik terhadap orang tua, lingkungan, gereja bahkan kepada Tuhan. Saya mempunyai beban berat sebagai seorang anak pewarta sungguh berat dan saya merasa kehilangan jati diri sendiri. Pada saat doa pencurahan Roh Kudus saya bahkan sempat berdoa supaya jangan mami saya mendoakan saya karena saya takut dan melalui doa ketua kelompokku yang mendoakan saya agar saya bisa mendapatkan anak, disitu Tuhan menegur saya supaya jangan kuatir dan jangan takut akan hari depan kalau Tuhan akan memberikan saya anak. Saya juga merasakan ROH KUDUS memeluk saya, merasa nyaman , tentram dan Roh Kudus sudah membebaskanku dari segala beban yang saya pikul selama ini. Setelah ikut SHDR ini saya mempunyai kerinduan kuat untuk selalu mencari Tuhan Yesus dan saya menjadi rajin ke PD MKK tiap hari rabu malam. Thank�s for Jesus & seluruh tim PDKK MKK yang telah menyelenggarakan SHDR ini. (sharing Mediana Tedjaindra peserta SHDR 2011)



SHDR MENGUBAH TOTAL KEHIDUPAN SAYA


Dahulu saya seorang pemarah, pendendam, kasar. Begitu juga terhadap keluarga saya kurang perhatian sekali. Berdoa hanya berdasarkan kebutuhan saja. Alkitab saya baca, tetapi saya tidak mengerti dan memahaminya. Suatu ketika saya datang ke Persekutuan Doa MKK , dimana saat itu saya ditawari ikut SHDR. Saya tidak mengerti apa seminar ini, tetapi saya pikir kalau kita ada didalam Tuhan, tidak mungkin sesuatu hal itu buruk. Apa yang saya alami di seminar ini, saat sesi Pencurahan Roh Kudus saya merasakan Tuhan Yesus menghampiri dan memegang tubuh saya. Sesudah itu saya merasakan kelepasan , kelegaan, kedamaian dan sukacita yang luar biasa. Hidup saya berubah total setelah ikut SHDR ini. Saya menjadi mencintai keluarga, lebih sabar, pemaaf, rajin berdoa. ( sharing bpk.Ali peserta SHDR 2008. Sekarang pradiakon di Paroki MKK)

Tags

Berita (144) Gereja Katolik (129) Iman Katolik (76) Apologetik (71) Paus (44) Tradisi (41) Kitab Suci (30) Politik (29) Yesus (28) Magisterium (24) Doa (22) Katolik Timur (20) Kesaksian (19) Katekese Liturgi (18) Renungan (18) Maria (15) Tanya Jawab (13) Roh Kudus (10) Kamis Putih (9) Film (8) Karismatik (8) Prodiakon (8) Lektor (7) Natal (7) Petrus (7) Sakramen Ekaristi (7) Sakramen Perkawinan (7) Adven (6) Katekese Katolik (6) Lintas Agama (6) Pantang dan Puasa (6) Perayaan Ekaristi (6) Seputar Liturgi (6) Anglikan (5) Gua Maria (5) Hari Perayaan Santa Maria (5) Hari Raya / Solemnity (5) Ibadat Harian (5) Madah dan Lagu Liturgi (5) Masa Prapaskah (5) Piranti Liturgi (5) Berita Terkini (4) Doa Novena (4) Doa Rosario (4) Ibadat Peringatan Arwah (4) Inkulturasi Liturgi (4) Jumat Agung (4) Komuni Kudus (4) Minggu Palma (4) Musik liturgi (4) Rabu Abu (4) Sakramen Mahakudus (4) Surat Gembala Paus (4) Tri Hari Suci (4) Dirigen Paduan Suara (3) Doa Litani (3) Ibadat Rosario (3) Jalan Salib (3) K Evangelisasi Pribadi (3) Kisah Nyata (3) Lamentasi (3) Liturgi Anak (3) Malam Paskah (3) Mgr Antonius Subianto OSC (3) Misa Jumat Pertama (3) Misa Krisma (3) Misdinar (3) Ordo (3) Paduan Suara Gereja (3) Paus Fransiskus (3) Persatuan Gereja (3) Tahun Liturgi (3) Tata Gerak dalam Liturgi (3) Virus Covid-19 (3) Yohanes Paulus II (3) Analisis Tafsiran (2) Beato dan Santo (2) Berita Luar Negeri (2) Busana Liturgi (2) Doa Angelus (2) Doa Bapa Kami (2) Doa Dasar (2) Doa Persatuan (2) Doa Suami-Istri (2) Doa Utk Jemaat (2) Doa Utk Warga (2) Doa dan Ibadat (2) Dupa dalam Liturgi (2) Eksorsisme (2) Evangeliarium (2) Hati Kudus Yesus (2) Homili Ibadat Arwah (2) Ibadat Completorium (2) Ibadat Mitoni (2) Ibadat Syukur Midodareni (2) Mgr.Antonius Subianto OSC (2) Mujizat (2) Orang Kudus (2) Pekan Suci (2) Perarakan dalam Liturgi (2) Reformasi Gereja (2) Risalah Temu Prodiakon (2) Sharing Kitab Suci (2) Surat Gembala KWI (2) Surat Gembala Uskup (2) Tuguran Kamis Putih (2) Ada Harapan (1) Allah Pengharapan (1) Api Karunia Tuhan (1) Artikel Rohani (1) Baptis Darah (1) Baptis Rindu (1) Batak Toba (1) Berdoa Rosario (1) Bersaksi Palsu (1) Bhs Indonesia (1) Bhs Karo (1) Bulan Rosario (1) Bunda Maria (1) Carlo Acutis (1) Debat CP (1) Dei Verbum (1) Desa Velankanni (1) Diakon (1) Doa Bersalin (1) Doa Dlm Keberhasilan (1) Doa Dlm Kegembiraan (1) Doa Dlm Kesepian (1) Doa Katekumen (1) Doa Kebijaksanaan (1) Doa Kehendak Kuat (1) Doa Kekasih (1) Doa Kekudusan (1) Doa Kel Sdh Meninggal (1) Doa Keluarga Sakit (1) Doa Kerendahan Hati (1) Doa Kesabaran (1) Doa Keselamatan (1) Doa Ketaatan (1) Doa Ketabahan (1) Doa Orang Menderita (1) Doa Orang Sakit (1) Doa Pemb Pertemuan (1) Doa Penerangan RK (1) Doa Pengenalan (1) Doa Penutup Pertemuan (1) Doa Perjalanan (1) Doa Pertunangan (1) Doa Ratu Surga (1) Doa SeSdh Kelahiran (1) Doa Seblm Kelahiran (1) Doa Seblm Makan (1) Doa Semakin Dikenal (1) Doa Siap Mati (1) Doa Tanggung Jawab (1) Doa Ulang Tahun (1) Doa Untuk Anak (1) Doa Untuk Keluarga (1) Doa Utk Gereja (1) Doa Utk Masyarakat (1) Doa Utk Mempelai (1) Doa Utk Negara (1) Doa Utk Ortu (1) Doa Utk Pemuka (1) Doa Utk Penderita (1) Doa Utk Petugas (1) Doa Utk Rakyat (1) Doa Utk Tanah Air (1) Doa Utk Yg Membenci (1) Dogma (1) Doktrin (1) Dokumen Gereja (1) Dokumen Pernikahan (1) Dominicans (1) Dosa (1) Ekaristi Kudus (1) Enggan Beribadat (1) Epiphania (1) Film Terbesar (1) Firman Tuhan (1) Foto Kenangan (1) Generasi Muda (1) Gubernur Wasington (1) Haposan P Batubara (1) Hari Pesta / Feastum (1) Harus Bergerak (1) Hidup Kudus (1) Hidup Membiara (1) Homili Ibadat Syukur (1) Hukum Kanonik (1) Ibadat Jalan Salib (1) Ibadat Pelepasan Jenazah (1) Ibadat Pemakaman (1) Imam Jesuit (1) Investasi Surgawi (1) Jangan diam (1) Joko Widodo (1) Kalender Prapaska (1) Kebenaran KS (1) Keberadaan Allah (1) Kebohongan Pemimpin (1) Kejujuran (1) Kekuasaan Pelayanan (1) Kekudusan Degital (1) Kesehatan Tubuh (1) Komentar (1) Konsili Vat II (1) Konstantinovel (1) Kopi Asyik (1) Kristus Allah (1) Kualitas Hidup (1) Kumpulan cerita (1) Lawan Covid-9 (1) Lawan Terorisme (1) Lingkuangan Keluarga (1) Lingkup Jemaat (1) Lingkup Masyarakat (1) Liturgi Gereja (1) Luar Biasa (1) Lucu (1) Madu Asli (1) Mari Berbagi (1) Mateus 6 (1) Mayoritas Katolik (1) Menara Babel (1) Menghadapi Kematian (1) Menunggu Penyelamat (1) Mesin Waktu (1) Mgr A Subianto OSC (1) Misa Imlex (1) Misa Latin (1) Misa Online (1) Misionaris SCY (1) Mohon Bantuan (1) NKRI (1) Naskah WH (1) Oikoumene (1) Organis Gereja (1) PGI (1) Passion Of Christ (1) Pastoran (1) Penampakan Maria (1) Pendidikann Imam (1) Pengakuan Iman (1) Penghormatan Patung (1) Pentahbisan (1) Perbaikan (1) Perjamuan Kudus (1) Perkawinan Campur (1) Perkawinan Sesama Jenis (1) Persiapan Perkawinan (1) Pertemuan II App (1) Pertobatan (1) Pesan Natal (1) Pesan Romo (1) Pohon Cemara (1) R I P (1) Rasa Bersyukur (1) Rasul Degital (1) Rasul Medsos (1) Renungan Musim Natal (1) S3 Vatikan (1) SSCC Indonesia (1) Saksi Bohong (1) Salam Yosef (1) Saran Dibutuhkan (1) Sejarah (1) Selamat Paskah (1) Selingan (1) Sepuluh Perintah Allah (1) Sosialisasi APP (1) Spiritualitas (1) Sukarela (1) Surat bersama KWI-PGI (1) Surga (1) Survey (1) Survey KAJ (1) Tahun St Yosef (1) Teologi (1) Thema APP (1) Tim Liturgi (1) Tokoh Iman (1) Tokoh Internasional (1) Tokoh Masyarakat (1) Toleransi Agama (1) Tuhan Allah (1) Tujuan Hidup (1) Turut Berlangsungkawa (1) Usir Koruptor (1) Ust Pembohong (1) Video (1) Wejangan Paus (1) Yudas Iskariot (1) Ziarah (1)